Warga Desa Lelean Nono Tak Sudi Daerahnya Jadi TPA Sampah

0
225
TOLAK TPA : Ratusan warga Desa Lelean Nono saat mendatangi gedung DPRD Tolitoli, menolak rencana pembangunan TPA Sambah di wilayahnya, Rabu (9/1). (Foto: Yuslih Anwar)

TOLITOLI – Rencana Pemkab Tolitoli untuk membangun Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah di wilayahnya, ratusan warga Desa Lelean Nono Kelurahan Tambun Kecamatan Baolan bersama mahasiswa mendatangi kantor DPRD Tolitoli, Kamis (9/1). Mereka menuntut parlemen agar mendesak pemerintah untuk membatalkan rencana tersebut.

“Kami menolak dengan tegas rencana pembangunan TPA di wilayah kami. Untuk itu melalui kesempatan ini, kami minta DPRD secara kelembagaan mendesak Pemkab Tolitoli untuk segera membatalkan rencana tersebut,” tegas Sahabudin, salah seorang warga saat berorasi di halaman kantor DPRD.

Ia mengatakan, jika rencana pembangunan TPA tersebut tetap dilakukan, maka masyarakat sekitar mengancam akan melakukan tindakan melawan hukum untuk mencegah proyek tersebut benar-benar direalisasikan.

“Jangan salahkan kami jika terjadi kontak fisik, seandainya tuntutan kami ini tetap diabaikan oleh pihak-pihak yang berkepentingan,” tegasnya lagi.

Diungkapkan Sahabudin, lokasi pembangunan TPA tersebut cukup dekat dengan pemukiman warga. Dampak yang paling nyata dirasakan masyarakat adalah polusi bau busuk yang menciptakan ketidaknyamanan warga sekitar.

Apalagi posisi lokasi pembangunan TPA tersebut, menurutnya berada pada lokasi wilayah barat pemukiman. Sehingga, jika angin Barat bertiup, maka bau tak sedap sudah pasti akan mengarah pada rumah-rumah warga.

Mendengar keluhan tersebut, dua anggota DPRD Tolitoli masing-masing Idris Mursade dan Iswan yang menerima langsung ratusan warga Desa Lelean Nono tersebut, berjanji akan mendorong DPRD secara kelembagaan untuk menganulir rencana Pemkab itu.

“Kami sependapat dengan bapak dan ibu sekalian, rencana pembangunan TPA ini perlu kajian mendalam, baik dampak lingkungannya maupun pembebasan lahannya. Untuk itu, kami akan meminta pimpinan, agar secara kelembagaan meminta eksekutif membatalkan rencana tersebut,” kata Idris Mursade.

Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Tolitoli Vera Mangowal mengatakan, hal tersebut masih sebatas rencana membangun TPA di lokasi itu. Masih ada pilihan lain, selain Desa Lelean Nono. Ada beberapa lokasi yang menjadi titik rencana pembangunan TPA.

“Jadi khusus di Desa Lelean Nono, itu masih sebatas perencanaan. Jadi, jika terjadi penolakan, maka ini akan kami evaluasi untuk kemudian dicarikan tempat yang pas dalam rangka pembangunan TPA,” terang  Vera.(yus)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.