Sulteng Layak Jadi Tuan Rumah Kejurnas Dayung 2017

0
371
PANTAU LOKASI: Tim PB PODSI melakukan peninjauan lokasi tempat pelaksanaan Kejurnas Dayung di Teluk Palu, Sabtu (23/2) lalu. Foto kanan, Kadispora Sulteng Yunan Lampasion, memberikan keterangan pers terkait rencana pelaksayaan Kejurnas dayung di Palu. (Foto: Sugianto)

PALU – Rencana Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), jadi tuan rumah penyelenggara Kejuaraan Nasional (Kejurnas) dayung antar PPLP, PPLP-D dan SKO 2017, ternyata bukan isapan jempol belaka.

Sabtu, (25/2) akhir pekan kemarin, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) mendapat kunjungan PB Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PB PODSI). Kunjungan  itu bertujuan mensurvei lokasi di Teluk Palu, sebagai venue even Kejurnas tahunan itu.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) PB PODSI, Edy Suyuno, menyebutkan dan memastikan bahwa pantai Teluk Palu layak menjadi venue pelaksanaan Kejurnas Dayung antar PPLP, PPLD/SKO se Indonesia, yang rencananya digelar Minggu kedua Juli mendatang.

“Teluk Palu layak menjadi tuan rumah,” katanya usai meninjau langsung lokasi titik pelaksanaan Kejurnas Dayung ini.

Sekjen PB PODSI Edy Suyuno, bersama Wakil Ketua PB PODSI, Budiman Setiawan, memastikan Sulteng layak tuan rumah setelah menjelajahi rencana lintasan vinue sepanjang lebih kurang 7500 meter menggunakan Speed Boat.

“Bersarkan hasil pemantau kami, saya rasa sudah memenuhi syarat. Tapi kemungkinan besar perlombaannya hanya bisa pagi sampai siang saja karena kalau sore sudah bergelombang,” Budiman Setiawan.

Secara singkat utusan PB PODSI ini berharap agar Sulteng sebagai tuan rumah mampu menyediakan segala sarana dan prasarana yang baik. “Segala kekurangannya seperti peralatan perahu akan dibawa dari Jakarta,” jelas Edy Suyuno.

Sementara Kadispora Sulteng Dr Yunan Lampasio SE MSi, berjanji akan memberikan pelayanan yang terbaik kepada seluruh kontingen PPLP, PPLP-D dan SKO dari Porvinsi lain, ketika Kejurnas dayung resmi digelar nanti di Palu.

“Ini adalah iven antar sentra-sentra olahraga yang ada di tiap-tiap provinsi. Tahun ini, Sulteng dipercaya jadi tuan rumah, “sebutnya.

Disampaikan bahwa Kejurnas Dayung antar PPLP yang pertama di Palu ini, harusnya dijadikan sebagai momen bangkitnya kembali olahraga Dayung di Sulteng. “Di PON kemarin Dayung adalah cabor penyumbang medali, mudah-mudahan dengan adanya kejurnas ini akan kembali muncul atlet-atlet nasional,” harapnya.

Menurutnya pembinaan di cabor dayung yang merupakan cabang olahraga primadona di Kota Palu Sulteng, dalam beberapa tahun terakhir melalui sentra olahraga PPLP mulai bergerak bangkit kembali.

“Di Kejurnas PPLP tahun lalu, sewaktu dilaksanakan di Riau, Kontingen PPLP dayung Sulteng pulang dengan dua medali, yakni perak dan perunggu. Karena ini kita tuan rumah, kita berharap, medali perak bisa jadi emas, dan perunggu jadi perak,” harapnya.

Disinggung soal, berapa nomor yang akan dipertandingkan di Kejurnas PPLP dayung di Palu ini. Dr Yunan Lampasio, belum bisa memastikan, tapi kemungkinan hanya akan mempertandingkan beberapa nomor saja seperti single dan double.

“Ini adalah ajang totonan, hiburan untuk kita semua. Kita berharap agar lahir atlet nasional ke depannya,” tandasnya. (egi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.