Tidak Ada Ampun Bagi Prajurit TNI yang Terlibat Narkoba

0
344
BERI PERHATIAN : Komandan Korem 132 Tadulako, Muhammad Saleh Mustafa saat mengunjungi prajurit Kompi C Yonif 714 di Ampana, Kabupaten Touna, Jumat (3/3). (Foto: Penrem 132 Tadulako)

TOUNA – Meski berada jauh dari Ibukota Provinsi Sulawesi Tengah, Kompi C Yonif 714 Sintuvu Maroso, tetap mendapat perhatian dari Komandan Korem (Danrem) 132 Tadulako. Ini dibuktikan Danrem dengan mengunjungi para pasukannya yang berada di wilayah Ampana, Kabupaten Touna, Jumat (3/3) kemarin.

Kedatangan orang nomor satu di jajaran Korem 132 Tadulako ini, menambah semangat para pasukan yang bertugas di Kompi C Yonif 714 Sintuvu Maroso. Setibanya di Markas Kompi C, Danrem, Kolonel Inf Muhammad Saleh Mustafa langsung memberikan arahan serta berdialog lepas dengan para prajurit yang berada di wilayah Touna tersebut.

Dalam arahannya, Saleh mengajak seluruh prajurit, serta ibu-ibu Persatuan Istri TNI Angkatan Darat (Persit) untuk menyayangi keluarga. Salah satunya, dengan menghindarkan keluarga dari penyalahgunaan Narkoba. Baik itu terhadap istri, anak-anak maupun prajurit itu sendiri. “Bagi prajurit yang terlibat Narkoba, sudah pasti akan dijatuhi hukuman pemecatan,” ancam Danrem.

Untuk itu lah, lanjut dia, meski jauh dari pengawasan satuan atas yang berada di Ibukota Provinsi, para prajurit Kompi C, harus benar-benar menanamkan dalam diri untuk anti terhadap Narkoba.Tidak lupa, mantan pejabat di Komando Pasukan Khusus ini, meminta prajuritnya untuk selalu berbuat yang terbaik, berani, tulus dan ikhlas dalam melaksanakan pengabdian kepada bangsa dan negara. “Tumbuhkan dalam diri kalian, rasa syukur atas segala anugerah yang telah kita terima,” imbuh Saleh.

Para prajurit yang bertugas di Kompi C, juga diharapkan terus menjaga kekompakan sesama prajurit, karena hal tersebut sudah menjadi ciri khas prajurit TNI dalam melakukan aktifitas dan merupakan wujud menjaga nama baik satuan. Selain itu, lanjut dia, hendaknya prajurit dapat menjalin hubungan yang baik dengan masyarakat sekitar markas. “Sehingga kemanunggalan antara TNI dan rakyat dapat terwujud dan terlaksana dengan baik,” harapnya.

Bagi ibu Persit, Danrem berpesan agar selalu mendukung suami dalam bertugas, serta mengisi waktu dengan kegiatan-kegiatan yang positif. Dalam kesempatan ini juga Danrem beserta istri memberikan hadiah kepada anggota yang berprestasi dan ibu persit yang berprestasi. (*/agg)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.