Warga Transmigrasi di Morowali Cicil Air Bersih

0
339
KOSONG : Kepala Dusun Transmigrasi Desa Bahoea Reko-Reko, saat menunjukkan tong air bersih yang kosong, Minggu (12/3). (Moh. Faisal)

MOROWALI-Sumber air bersih yang akan dikonsumsi masyarakat di dusun transmigrasi Desa Bahoea Reko-Reko, Kecamatan Bungku Tengah, Kabupaten Morowali sangat minim.

Hal itu karena, kurangnya tong penampung air bersih yang disediakan pihak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Morowali dalam hal ini Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Transnaker) Kabupaten Morowali.

Pantauan Radar Sulteng di lingkup dusun transmigrasi di Desa Bahoea Reko-Reko, tong penampungan air bersih ada dua. Namun, satu tong tidak lagi berfungsi. Alhasil, air bersih yang tersedia di setiap harinya hanya satu tong. ” Untuk bagi-bagi air bersih dengan masyarakat di sini (Dusun Transmigrasi, red), saya buat aturan. Supaya, masyarakat bisa rasakan air bersih walaupun terbatas,”ungkap kepala Dusun Desa Bahoea Reko-Reko, Lukman Saosang, saat ditemui di rumahnya, Minggu (12/3).

Dia mengatakan, setiap harinya setiap blok dapat jatah air bersih. Untuk blok A, B, C dan H dibolehkan mengambil air bersih dari tong mulai pukul 07.00 wita hingga 12.00 wita. Lewat dari jam tersebut, blok A, B, C dan H sudah tidak bisa mengambil air bersih dan harus menunggu esok hari.

Pada pukul 15.00 wita, pembagian air bersih pun kembali dilakukannya. Namun, blok lain yakni blok D, E, F dan G. Keempat blok tersebut, dibolehkan mengambil air bersih hanya sampai pukul 21.00 wita.

“Ini inisiatif saya sendiri, bagi air bersih disetiap blok dalam satu hari. Kalau tidak saya lakukan seperti ini, bisa jadi masyarakat akan mengeluh sampai sampai berkelahi. Kemudian jam 10 malam, saya kembali kerja mengisi air bersih ke dalam tong untuk kesediaan esok hari. Saya lakukan ini hanya sukarela tanpa diberikan gaji,”tegas Lukman.

Atas kekurangan tong penampungan air bersih tersebut, Lukman sebagai Kepala dusun Desa Bahoea Reko-Reko berharap kepada Pemkab Morowali agar menyediakan tong penampungan air bersih lebih banyak lagi. Agar, masyarakat bisa menikmati air bersih selama 1X24 jam lamanya.

“Kan ada anggarannya 1 Milyar lebih, yah sediakan lah tong penampungan air bersih yang banyak. Supaya, saya tidak repot juga setiap hari mengisi air di tong dan masyarakat pun senang karena setiap hari tanpa batas menikmati air bersih,”tegas Lukman.(fcb)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.