Sulit Ditangkap, Polisi Sebut Kelompok Ali Kalora Makin Terlatih

0
796
Kapolda Sulteng Brigjen Pol Rudy Sufahriadi (kedua dari kiri) di Poso, Jumat (9/3). (Foto: Budiyanto Wiharto)

POSO – Gelar operasi Tinombala 2017 masih berjalan. Namun sampai dengan sekarang 9 orang sisa kelompok teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT) pimpinan Ali Kalora belum tertangkap.

Padahal sesuai jadwal, ops Tinombala yang melibatkan ribuan pasukan gabungan Polri dan TNI ini akan berakhir pada April mendatang.

Kepala Polda Sulteng, Brigjen Pol Rudi Sufahriadi mengakui sulitnya menagkap kelompok MIT yang dulu di pimpin (alm) Santoso. Menurutnya, Ali Kalora Cs belum berhasil ditangkap karena pandai menghindari kejaran dan sergapan aparat. Dengan jumlah yang makin kecil juga membuat polisi susah di deteksi.

“Kemampuan mereka bertambah. Dia punya pengalaman menghindari kejaran aparat keamanan. Karena semakin kecil kelompoknya semakin susah mencarinya,” kata mantan Kepala Polres Poso 2007 ini.

Kendati sulit ditangkap, kelompak MIT Ali Kalora akan terus dikejar hingga bisa tertangkap. “Kita akan terus mengejarnya. Mudah-mudahan sebelum operasi Tinombala selesai, mereka sudah bisa ditangkap,” tandas penanggung-jawab operasi Tinombala ini. Untuk bisa menangkap sisa anak buah Santoso itu, pasukan Tinombala sudah menerapkan banyak pola dan strategi. “Tapi belum berhasil,” tukasnya.

Menurut Rudi, jumlah kelompok MIT yang dikejar pasukan Tinombala masih belum bertambah, yaitu 9 orang. Keberadaan mereka juga belum bergeser dari wilayah hutan pegunungan Poso Pesisir Bersaudara dan Napu. “Sampai sekarang mereka (MIT) masih 9 orang. Belum ada informasi ada tambahan. Posisi mereka juga masih di hutan,” tandasnya.

Kapolda kembali memastikan kelompok MIT Poso tak ada kaitan dan hubungan dengan 9 orang terduga teroris Tolitoli. Sembilan terduga teroris Tolitoli ini merupakan jaringan Basri Makassar yang sudah berbaiat dan berafiliasi dengan negara islam syiria dan iraq (ISIS). Kelompok teroris Tolotoli adalah kelompok baru di Sulteng dengan target operasi penyerangan polisi dan TNI. (bud)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.