Brimob Latih Kemampuan Personel di Halaman Masjid Agung

0
194
Anggota kepolisian saat melakukan latihan bersama di areal Masjid Agung Darussalam Palu, Selasa (9/5). (Foto: Agung Sumandjaya)

PALU – Halaman Masjid Agung Darussalam Palu, Selasa (9/5), dipenuhi anggota Brimob dan Sabhara Polda Sulteng. Kehadiran ratusan aparat kepolisian tersebut dalam rangka latihan rutin, yang kali ini mengambi lokasi di luar markas satuan.

Dalam latihan ini, disinergikan berbagai tindakan dalam pengendalian huru hara dan tindakan anarkis antara pasukan Brimob serta Sabhara. Diasumsikan bahwa, terjadi unjukrasa yang berujung pada aksi anarkis massa. Di mana yang berperan pertama yakni pasukan Direktorat Sabhara Polda Sulteng, mengawal jalannya aksi. Namun situasi berubah menjadi anarkis, sehingga perlu melakukan pergantian dengan pasukan Brimob Polda Sulteng.

Tidak hanya latihan pengendalian huru hara saja yang dipraktikan, namun latihan penyelamatan sandera dan penanggulangan teror bom serta penjinakan bom juga ditampilkan anggota Satuan Brimob Polda Sulteng. Kepada wartawan, Wakil Kepala Satuan (Wakasat) Brimob Polda Sulteng, AKBP Basya Radyananda mengungkapkan, bahwa kegiatan yang dilakukan merupakan latihan rutin dari Satuan Brimob Polda Sulteng. “Tidak ada misi khusus dari latihan ini, latihan rutin sebagai bentuk pembinaan anggota,” kata mantan Kapolres Palu ini.

Latihan ini berbeda dengan latihan biasa, karena turut melibatkan anggota Ditsabhara Polda Sulteng. Latihan yang didapat oleh Brimob dan juga Ditsabhara, coba disinergikan dengan latihan bersama. “Dalam pembinaan punya motto latihan rutin setiap hari sepanjang tahun. Namun latihan sekarang kita melatih sinergitas,” tutur Basya.

Masing-masing satuan, kata dia, memiliki tugas dan fungsi. Seperti Sabhara, memiliki unit pengendalian massa dan pengurai massa. Sedangkan Brimob, memiliki pasukan pengendali huru hara. Latihan ini juga, lanjut Basya, disingkronkan dengan anti teror serta penyelamatan sandera VVIP yang dilakukan oleh anggota Brimob.

Pemilihan tempat sendiri di luar Markas satuan, tidak lain, untuk melatih pasukan di tempat sesungguhnya. Kali ini pun dipilih halaman Masjid Agung Darussalam Palu, karena cukup luas dan agak sepi dari aktifitas masyarakat. “Tidak hanya di sini, kemarin juga kita latihan di laut,” sebutnya. (agg)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here