Sungai Palu Meluap, Rumah Warga Terendam

0
321
Anak-anak bermain di depan masjid Al-Marhamah di Kelurahan Baru Palu, Minggu (2/7). Banjir itu disebabkan luapan sungai Palu setelah hujan mengguyur selama beberapa jam, terutama di hulu sungai. (Foto: Rony Sandhi)

PALU – Meningkatnya volume air sungai Palu, mengakibatkan air sungai yang membelah Kota Palu tersebut kembali meluap. Akibatnya, beberapa rumah terendam air. Pantauan Radar Sulteng Minggu pagi (2/7), beberapa rumah di Kelurahan Baru, Ujuna, Tatura Selatan dan Nunu, terendam air.

Sebagian rumah warga dan kos-kosan di sekitar pinggiran jembatan gantung Nunu mulai terendam air. Beberapa warga memilih mencari tempat yang aman, karena takut air sungai semakin meluap.

Menurut keterangan warga yang tinggal di sekitaran jembatan gantung Nunu, air mulai meluap sejak pukul 09.00 pagi kemarin. Selain mewaspadai luapan air, warga khawatir jika aliran air terlalu deras saat itu, buaya akan naik ke daratan.

“Kalau sebentar malam hujan lagi, maka kemungkinan air akan meluap dan masuk ke dalam rumah,” ucap salah seorang warga yang kala itu sedang menyaksikan kondisi air sungai Palu bersama warga lainnya di sekitaran jembatan gantung Nunu kemarin.

Sementara, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palu, Presly Tampubolon mengatakan pihaknya hingga malam tadi (Minggu malam, red) berjaga-jaga bersama warga setempat yang terdampak banjir untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan terjadi. Ketinggian air kata dia, beragam di beberapa lokasi yang terdampak. Dari sore menjelang malam ketinggian air di pemukiman warga semakin naik hingga 10 centimeter.

Sedangkan air sungai Palu menurut Presly, belum ada pertanda akan surut kembali dengan ketinggian yang normal. Presly berharap hulu sungai Palu tidak diguyur hujan dengan intensitas tinggi hingga waktu yang lama, sehingga dampaknya ke pemukiman warga yang berada di bibir sungai secepatnya teratasinya.

“Warga kita sudah ingatkan agar segera melapor ke anggota kita di lapangan jika menemui masalah yang berarti. Kita tidak bisa prediksikan apakah surut dan tidak hingga dini hari atau besok (hari ini, red) tergantung kondisi cuaca di hulu sungai,” ungkap Presly dihubungi Radar Sulteng sekitar pukul 21.00 Wita via telepon, tadi malam. (cr5/acm)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.