Mobil Raja Solo Pun Dicuri

0
165
Pintu gerbang barat Sasana Putra menjadi akses keluar mobil pribadi PB XIII yang dicuri, Senin dini hari (3/7). (Foto: Silvester Kurniawan/Radar Solo/Jpg)

SOLO – Penjagaan Keraton Kasunanan Surakarta, khususnya kompleks Sasana Putra atau kediaman pribadi PB XIII Hangabehi, yang ketat ternyata tetap bisa ditembus. Mobil pribadi sinuhun Mitsubishi Pajero Sport nomor polisi AD 7229 AH yang diparkir di garasi hilang dicuri pada Senin dini hari (3/7).

Kecurigaan adanya keterlibatan orang dalam keraton menguat. Sebab, tidak ada pintu atau akses lain ke garasi mobil yang dirusak.

Bahkan, ketika kendaraan atas nama permaisuri PB XIII KRAy Pradapaningsih tersebut dikeluarkan pencuri dari dalam garasi sekitar pukul 03.00, Aris yang selama ini dipercaya sebagai sopir membukakan pintu garasi.

Aris baru menyadari mobil sinuhun dicuri sekitar pukul 07.00. Dia segera melapor ke Polsek Pasar Kliwon, kemudian ditangani Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Surakarta.

Kasatreskrim Polresta Surakarta Kompol Agus Puryadi menjelaskan, berdasar hasil penyelidikan sementara, pelaku masuk ke kompleks Sasana Putra dari sekitar masjid di sisi timur pintu masuk Sasana Putra. ’’Dari situ (pelaku, Red) berjalan menuju garasi. Untuk menghilangkan jejak, pelaku mencabut dua power supply CCTV di garasi,’’ terangnya mewakili Kapolresta Surakarta AKBP Ribut Hari Wibowo.

Aksi pencurian berjalan mulus karena kunci mobil lengkap dengan surat tanda nomor kendaraan (STNK) berada di dalam kendaraan. Setelah mesin mobil dihidupkan, pelaku sempat membunyikan klakson tiga kali untuk memberikan tanda agar gerbang Sasana Putra dibuka. Tanpa curiga, Aris yang kebetulan berada di lokasi segera membuka gerbang.

’’Saksi (Aris, Red) mengatakan, dirinya menduga bahwa yang membawa mobil (Sinuhun, Red) kerabat keraton. Setelah menutup pintu, saksi kembali tidur,’’ tutur Agus.

Terkait dengan potensi keterlibatan orang dalam keraton terkait kasus tersebut, Agus belum bisa memastikan. ’’Orang dalam maupun luar masih bisa menjadi terduga. Kami berfokus kepada penyelidikan untuk menemukan pelaku dan barang bukti. Ada empat orang saksi yang sudah diperiksa. Penjaga (Sasana Putra, Red), sopir, dan dua orang abdi dalem,’’ ungkapnya.

Secara terpisah, adik PB XIII Hangabehi KGPH Benowo menegaskan, kuat dugaan adanya keterlibatan orang dalam keraton. ’’Soalnya mobil itu dibawa keluar lewat garasi dan melewati pintu keluar yang dijaga abdi dalem. Memang kita tidak boleh asal menuduh, tetapi menduga kan boleh,’’ urainya.

Menurut Benowo, jika pelaku pencurian merupakan orang luar keraton, tindakan tersebut dinilai terlalu berani. Sebab, lokasi kejadian merupakan kediaman sinuhun. ’’Itu mobil kesayangan Sinuhun. Ke mana-mana beliau selalu pakai mobil itu. Kasihan juga kalau seperti ini,’’ jelasnya.

Dugaan keterlibatan orang dalam keraton juga disampaikan adik PB XIII lainnya KGPH Suryo Wicaksono. ’’Kunci garasi tidak rusak. Akses yang lain juga tidak ada kerusakan. Sangat mungkin pelaku sudah mengenal kompleks Sasana Putra,’’ tandas dia. (atn/ves/wa/c4/ami)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.