Opster Sintuwu Maroso Jadikan Poso Makin Kondusif

0
65
Pangdam Merdeka, Ganip Warsito (dua dari kiri) ikut serta dalam tarian tradisional khas Poso, Dero pada penutupan Opster TNI Sintuwu Maroso, kemarin. (Foto: Penrem 132 Tadulako)

POSO – Operasi Teritorial (Opster) TNI Sintuwu Maroso yang berlangsung beberapa bulan terakhir, Jumat (11/8) kemarin resmi ditutup Panglima Kodam (Pangdam) Merdeka, Mayjen TNI Ganip Warsito. Penutupan operasi ini sendiri, digelar di Lapangan Yonif 714 Sintuwu Maroso.

Dalam amanatnya Pangdam mengucapkan terimakasihnya, kepada semua pihak  khususnya Pemerintah Kabupaten Poso, dan seluruh elemen masyarakat  Poso yang telah bahu-membahu bersama-sama Satgas Opster TNI untuk meningkatkan keamanan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Poso.

Kebersamaan ini, kata dia, merupakan Sinergitas yang positif dalam menghadapi dan mengatasi seluruh permasalahan bangsa khususnya Kabupaten Poso. “Guna membantu program percepatan pembangunan dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memantapkan kemanunggalan TNI-Rakyat guna menyiapkan Ruang,  Alat dan Kondisi Juang yang tangguh untuk kepentingan bangsa,” sebutnya.

Sebanyak 150 unit RTLH, 3 unit tempat Ibadah, 3 unit saluran irigasi sepanjang 850 meter, 2 unit Pipanisasi, 4 unit Jalan Kantong Produksi, 2 unit embung berhasil direhab dan dibangun oleh Satgaster. Tidak hanya itu, berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan seperti pelatihan menjahit bagi ibu-ibu rumah tangga, sosialisasi bela negara-wawasan kebangsaan, deradikalisasi, penyelenggaraan perpustakaan keliling babinsa, sunatan massal door to door, Gerakan “Aku Cinta Indonesia”, pengajian dan silaturahmi, Karya Bhakti dan Kegiatan Apel Pemuda Sulteng Bersatu yang diikuti oleh 1500 orang Pemuda/i dari seluruh wilayah Sulawesi Tengah. Kesemuanya ini hasilnya dapat dirasakan bersama dimana terciptanya suasana Poso yang relatif lebih kondusif dan aman serta perekonomian mulai menggeliat sehingga mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat.  “Serta berjalannya sistem pertahanan dan keamanan situasi keamanan serta semakin terbinanya semangat nasionalisme dan cinta tanah air,” jelas Mayjen Ganip.

Dia juga menjelaskan, bahwa Operasi Teritorial TNI khususnya di Kabupaten Poso ini, dilakukan untuk membantu memulihkan situasi yang sempat lama terganggu akibat aksi terorisme dan gangguan keamanan lainnya, agar dapat segera kembali kondusif sehingga dapat membantu proses percepatan pembangunan yang telah diprogramkan oleh Pemerintah Daerah. Demi kesejahteraan masyarakatnya. “Hal ini merupakan bentuk implementasi dari tugas pokok TNI sebagaimana diatur dalam UU Nomor 34 tahun 2004 tentang TNI,  dan terlebih penting lagi bahwa hal ini merupakan wujud dharma bhakti TNI dalam pengabdiannya kepada rakyat Indonesia yang telah melahirkannya,” jelas Pangdam.

Selanjutnya, Pangdam juga mengimbau agar seluruh elemen masyarakat, bersama-sama menjaga dan memelihara situasi dan kondisi yang mulai kondusif ini, agar kehidupan masyarakat Poso dapat kembali seperti sediakala, Pemerintah dapat fokus dalam membangun. “Serta masyarakat dapat kembali beraktivitas sesuai profesinya tanpa ada rasa takut akan bayangan aksi teror termasuk didalamnya mengubah stigma negatif Poso sebagai daerah konflik menjadi daerah yang aman dan damai bagi semua kalangan,” ucap Pangdam mengakhiri amanatnya.

Upacara Penutupan Operasi Teritorial yang dihadiri oleh Danrem 132 Tadulako selaku Dansatgas Opster dan Bupati Poso serta tamu undangan lainnya ini diselingi dengan pemberian piagam penghargaan dan penyematan Pin Prestasi kepada beberapa orang prajurit Kodim 1307 Poso atas prestasi dan keberhasilannya yang melebihi panggilan tugas. Selain itu, penghargaan khusus juga diberikan Pangdam kepada Ustad Yusuf Abdulrrahman (Gus Yusuf), seorang ulama dari Malang yang telah berpartisipasi aktif membantu kegiatan Sunatan Massal Door to Door dalam kegiatan Opster kali ini.  Upacara ini ditutup dengan kegiatan tari Dero bersama Pangdam, Danrem, Bupati Poso serta seluruh undangan dan peserta Upacara. (*/agg)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here