Kasihan, Bayi Cantik Dibuang di Tepi Pantai

0
212
Tim medis sedang memeriksa kondisi mayat bayi yang ditemukan di tepian laut, Minggu (20/8) lalu. (Foto: Ist)

BANGKEP–Masyarakat di Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep), gempar dengan adanya penemuan bayi perempuan yang dibuang di tepian pantai Salakan ibukota Bangkep. Bayi itu ditemukan dalam kondisi yang masih segar dengan tali plasenta serta bercak darah di sekitar tubuh bayi.

Namun sayang, dari keterangan Kasat Reskrim Polres Bangkep, Iptu Hasanuddin, bayi tersebut meninggal dunia beberapa jam setelah ditemukan, pukul 22.30 wita Minggu malam (20/8). “Kemungkinan sekitar tiga jam baru lahir, bayi itu dibuang,” jelasnya, Senin (21/8).

Bayi itu dibuang di pinggir pantai, tepatnya di pinggiran penginapan H Muntasar Kelurahan Salakan Kecamatan Tinangkung Kabupaten Bangkep. Berdasarkan keterangan saksi mata, bayi itu ditemukan nelayan saat mencari ikan dengan menggunakan tombak dan senter. Sampai kemudian, nelayan tersebut melihat benda yang mirip boneka. “Salah satu dari mereka mendekati boneka tersebut. Ternyata bukan boneka, tapi seorang bayi yang sudah tidak bernyawa dengan tali plasentanya,” ujar Hasanuddin.

Lantas, nelayan yang bernama Angriadi itu bersama dengan nelayan lainnya bergegas mengambil motor mereka, dengan tujuan untuk melaporkan kejadian tersebut ke kantor Polisi. Di tengah jalan, tepatnya di depan lapangan Trikora mereka bertemu dengan Kasat Lantas Polres Bangkep IPTU Jolly Lengkong yang sedang melakukan patrol, dan langsung melaporkan kejadian tersebut. Selanjutnya Kasat menghubungi piket Polres Bangkep dan bersama-sama mendatangi tempat kejadian (TKP).

Saksi kemudian diperiksa lebih lanjut guna mengungkapkan sosok pembuang bayi tersebut. “Sudah kita periksa para saksi nelayan yang menemukan langsung, serta tetangga sekitar,” jelas Hasanuddin.

Tetapi, penjelasan saksi belum berhasil mengungkap gambaran sosok bejat pembuang bayi tersebut. “Karena itu kami membutuhkan bantuan masyarakat untuk memberitahukan ke polisi terdekat bila mendengar kabar tentang siapa gerangan orang tua bayi itu,” tambah Hasanuddin.

Kabar penemuan bayi tersebut langsung menyebar di kota Salakan. Setelah mayat bayi ditemukan, kemudian dibawa ke RSUD Trikora Salakan untuk divisum. Bayi mungil itu berkulit putih segar dan berparas cantik. Bayi itu dibungkus kardus mie instan saat dibawa ke rumah sakit.

Banyak dari pengunjung rumah sakit maupun kepolisian, mengutuk pembuang bayi tersebut. “Seandainya itu bayi tidak dibuang dan masih hidup, saya akan mengadopsi bayi itu. Karena saya tidak memiliki seorang anak perempuan,” ujar Kabag Ops Polres Bangkep, Kompol Darise.(bar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here