Pemkab Buol Hanya Miliki 2 Mobil Sampah Untuk 10 Ton per Hari

0
182
Tumpukan sampah yang dibuang masyarakat di pinggiran jalan tepatnya di Jalan Padat, Kelurahan Kali, yang sudah menimbulkan bau kurang sedap. (Foto: Rustam Baculu)

BUOL – Penanganan sampah di dalam ibukota Kabupaten Buol masih jauh dari harapan untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan nyaman. Hal ini karena fasilitas armada pengangkut sampah masih sangat terbatas.

Padahal produksi sampah di Kabupaten Buol berkisar 10 ton perharinya. Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Buol, Gusti A Liu pada Radar Sulteng Kamis (24/8), mengakui, armada yang ada saat ini tidak sebanding dengan volume sampah yang setiap hari mencapai 9-10 ton perhari. Karena itu, perlu pengadaan armada baru agar pengangkutan sampah di wilayah kota Buol bisa berjalan maksimal dan menjangkau semua titik-titik penampungan sementara.

“Armada pengakut sampah yang ada sama kita hanya dua unit itupun tidak efektif seluruhnya beroperasi karena salah satunya sering mengalami kerusakan,” ujarnya.

Untuk bisa, memenuhi pelayanan di tujuh kelurahan idealnya ada satu truk pengangkut sampah untuk satu kelurahan, sehingga dapat menjangkau lorong-lorong yang jauh dari tempat titik penampungan sampah untuk diangkut armada.

“Sementara kita butuh 3 unit saja kendaraan armada baru untuk digunakan, karena volume sampah cukup tinggi setiap hari, apalagi kendaraan yang ada hanya 1 yang bisa diandalkan setiap harinya beroperasi,” ujarnya.

Meski demikian, dia mengatakan berbagai upaya untuk menanggulangi persoalan sampah dalam kota Buol dengan kondisi minimnya armada digunakan berbagai cara meningkatkan pengangkutan sampah dari satu kali sehari menjadi dua kali pagi dan sore itupun masi tetap terkendala.

Minimnya armada semakin diperparah dengan rendahnya kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan. Aktifitas membuang sampah disembarang tempat merupakan bagian yang memicu kendala terciptanya lingkungan yang bersih. “Bagaimana bisa menangani sampah dengan di dalam kota kalau armada yang beroperasi,” tandas Gusti.  (tam)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.