Rombongan Perdana Haji Sulteng Tiba di Palu

0
79
Jamaah haji Kloter 5 saat tiba di Bandara Mutiara, Jumat kemarin. Kloter 5 Balikpapan, merupakan rombongan perdana jamaah haji asal Sulteng. (Foto: Ist)

PALU – Kelompok Terbang (Kloter) 5 Embarkasi Balikpapan yang merupakan jamaah haji asal Sulteng, tiba dengan selamat Jumat kemarin (15/9). Total jamaah yang tergabung dalam Kloter 5 tersebut, berjumlah 450 orang. Namun dari jumlah itu, dua jamaah wafat di Tanah Suci. Jamaah yang wafat, yakni H. Mallomoang (meninggal di Madinah) dan H. Abd. Rahman Tang (meninggal di Makkah), keduanya berasal dari Kota Palu.

Ketua Kloter 5, H Abd Muluk Lanonci, mengatakan bahwa seorang jamaah lainnya, atas nama Hj. Suwarni asal Kabupaten Donggala, masih dirawat di salah satu RS di Arab Saudi akibat sakit. Oleh tim dokter ia masih belum diizinkan untuk diterbangkan menuju tanah air. Sehingga, akan di-tanazul (dititipkan) pada kloter lainnya.

“Satu orang jamaah setelah melakukan puncak Armina, atas nama Hj. Suwarni akan ditanazulkan ke kloter berikutnya, saat ini sedang dirawat di RS Arab Saudi, belum diizinkan oleh pihak dokter untuk diberangkatkan. Sehingga, jumlah jamaah yang tiba hari ini adalah 451 orang. Untuk yang meninggal dunia, Alhamdulillah haji keduanya di-badal-kan oleh Pemerintah Arab Saudi,” jelas Abd. Muluk Lanonci, dalam laporannya pada penerimaan jamaah haji Sulteng, di Asrama Haji Transit Palu, Jumat kemarin (15/9).

Catatan Kesehatan yang dilaporkan Abd Muluk, 260 orang jamaah masuk dalam katagori berisiko tinggi (risti), 31 orang di antaranya, bahkan menjalani seluruh rangkaian ibadah haji dengan menggunakan kursi roda.

Rombongan perdana jamaah haji asal Sulteng, diterima Sekretaris Provinsi Sulteng, H Moh Hidayat Lamakarate. Dalam amanatnya, Hidayat yang mewakili Gubernur Sulteng, H Longki Djanggola, meminta agar jamaah haji asal Sulteng, untuk dapat menjaga kemabruran haji, sehingga dapat menampakkan hal-hal positif bagi diri jamaah secara pribadi maupun kepada masyarakat sekitarnya.

“Hal ini, yang kemudian dapat menunjang penyelenggaraan pemerintahan, mewujudkan pemerintah provinsi yang maju mandiri dan berdaya saing,” ujar Hidayat, membacakan sambutan Gubernur.

Dalam kesempatan tersebut, Hidayat juga menyampaikan bela sungkawa pemerintah, atas wafatnya sejumlah jamaah haji asal Sulteng di tanah suci.

Selain itu, selaku Pemerintah Provinsi Sulteng, Hidayat menyampaikan apresiasi terhadap kinerja seluruh petugas kloter yang telah melayani kebutuhan jamaah selama di tanah suci. Juga, apresiasi disampaikan kepada segenap Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Sulteng, yang diketuai oleh Kepala Kanwil Kemenag Sulteng, H. Abdullah Latopada, yang dianggap telah mampu meningkatkan pelayanan dalam pelaksanaan ibadah haji tahun ini.

“Kita mengapresiasi pula, kinerja yang ditunjukkan oleh PPIH Sulteng, yang telah memberikan peningkatan kualitas pelayanan haji dari tahun ke tahun. Semoga dapat dipertahankan dan ditingkatkan pada tahun-tahun mendatang,” tuturnya.(hnf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here