Komitmen Jaga Kerukunan Umat Beragama

0
246
Uskup Manado, Mgr Benedictus Esthepanus Rolly Untu bersama Pemimpin Radar Group, H Kamil Badrun AR, saat kunjungan silahturahmi di Graha Pena Radar Sulteng, Selasa (19/9). (Foto: Agung Sumandjaya)

PALU – Media merupakan salah satu alat pemersatu umat beragama, bukan sebaliknya menjadi alat untuk memprovokasi umat. Keberadaan media pun, penting untuk dijadikan alat pembinaan umat beragama.

Radar Sulteng bersama sejumlah anak perusahaan di bawah Radar Group, seperti Radar Parimo, Radar TV dan Pos Palu, juga telah lama berkomitmen untuk menjadi media pemersatu umat beragama di daerah ini. Hal ini disampaikan Pemimpin Umum Radar Group, H Kamil Badrun AR SE MSi saat menerima kunjungan silahturahmi Uskup Manado, Mgr Benedictus Esthepanus Rolly Untu MSC bersama rombongan di Graha Pena Radar Sulteng, Selasa (19/9) kemarin.

Disampaikan Kamil, bahwa seluruh media di bawah Radar Group, merupakan media semua kelompok, semua suku, dan semua agama. Seluruh elemen masyarakat, kata dia, memiliki hak yang sama di Radar Sulteng, untuk dipublikasikan semua kegiatan-kegiatan yang bermanfaat demi untuk kemaslahatan umat. “Sejatinya keberagaman itu indah. Dan apa yang sudah terbangun antar umat beragama ini, kita pelihara dengan baik, dan media pun memiliki peran untuk menjaga keberagaman tersebut,” terangnya.

Radar Sulteng bersama anak perusahaannya, kata Kamil, sudah tertanam di masing-masing wartawannya, untuk menghindari segala berita-berita yang berbau provokasi, yang dapat menimbulkan perpecahan di tengah masyarakat, baik itu yang berkaitan dengan isu agama maupun suku.  Terkhusus umat Katolik di daerah ini, dia mengaku, juga akan memberikan ruang yang sama untuk pembinaan umat Katolik.

Kamil juga menyambut baik, rencana peresmian Gereja Katolik di Wuasa yang akan diresmikan hari ini oleh Uskup Manado, karena keberadaan rumah ibadah sendiri memang salah satu yang didambakan oleh masyarakat. Dia pun berharap, dengan keberadaan rumah ibadah tersebut, dapat semakin meningkatkan ketaqwaan umat kepada Tuhan Yang Maha Esa. “Juga silahturahmi yang sudah terbangun antar sesama pemeluk agama makin ditingkatkan. Dan kami berterimakasih sudah dikunjungi,” ungkap Kamil.

Uskup Benedictus yang merupakan Pimpinan gereja-gereja Katolik di wilayah Sulawesi Utara, Gorontalo dan Sulawesi Tengah ini sendiri, memang datang ke Sulawesi Tengah, guna meresmikan salah satu gereja Katolik yang berada di wilayah Wuasa, Lore Utara, Kabupaten Poso. Kehadirannya di Sulteng, untuk kali pertama setelah resmi menjabat sebagai Uskup Manado, beberapa bulan lalu, selain bertujuan untuk meresmikan gereja Katolik di Wuasa, juga ingin menjalin silahturahmi yang baik dengan pemerintah daerah, masyarakat Sulawesi tengah juga media di daerah ini. “Kita ingin terus membangun kebersamaan dan menjaga kerukunan yang sudah terjalin dengan baik ini, karena kita umat Katolik tidak hanya hidup bersama umat kita sendiri, namun hidup berdampingan dengan umat agama lainnya,” tuturnya.

Hidup berdampingan dengan berbagai kelompok sendiri, perlu terus dilakukan demi kesejahteraan bersama dan persatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Dia pun berterimakasih kepada Pemimpin Umum Radar Group, yang sudah memberikan ruang kepada umat Katolik, di dalam pemberitaan media yang dipimpinnya. Sebelum bertemu Kamil, Uskup Manado juga melakukan kunjungan silahturahmi bersama Gubernur Sulawesi Tengah, Drs H Longki Djanggola MSi. (agg)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.