Ilustrasi (@jpnn.com)

PALU- Lapas Klas II A Palu, Minggu (1/10) sekitar pukul 20.00 mendadak heboh. Seorang warga binaan kasus narkoba ditemukan tewas dengan tergantung dengan seutas tali di lehernya.

Korban diketahui bernama Yustinus Fantarafaila (33)  yang divonis dengan hukuman 10 tahun penjara dalam kasus narkoba. Informasi yang dihimpun Radar Sulteng tadi malam korban ditemukan tewas tergantung di dalam kamar mandi di Lapas klas II A  Palu jalan Dewi Sartika Kota Palu.

Korban Yustinus fantarfaila diketahui beralamat di jalan Miangas no. 37 Kelurahan Lolu Selatan.

Peristiwa itu terungkap, saat beberapa teman tahanan korban, Minggu (1/10) sekitar pukul 18.00 mencari korban, namun tidak juga menemukan korban.
Kemudian sekitar pukul 20.00 wita, teman korban lainnya bernama Ferdi (36) juga tahanan narkoba, menemukan korban sudah tergantung di dalam kamar mandi dan bagian lehernya terlilit dengan menggunakan tali sepatu. Petugas Lapas yang piket saat itu langsung menurunkan korban untuk dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sulteng.

Kapolres Palu AKBP Mujianto. SIK dikonfirmasi via ponsel, mengatakan, jasad korban sudah berada di RS Bhayangkara dan sementara menunggu istri korban untuk izin untuk dilakukan visum. “Kami masih menunggu dari pihak istri korban. Kepastianya mungkin besok,” kata Kadek singkat.

Kasus tersebut kata mantan Kapolres Buol itu, masih dalam penyelidikan. “Kasus ini masih didalami penyidik,” pungkasnya. (who)