TNI Rayakan HUT di Pulau Terluar

0
213
Suasana upacara peringatan HUT TNI ke 72 di pulau terluar di Kabupaten Tolitoli, kemarin (5/10). (Foto: Yuslih)

TOLITOLI –  Puncak perayaan HUT TNI ke 72 di Kabupaten Tolitoli, ditandai dengan pelaksanaan upacara yang dipusatkan di Pulau Salando (pulau lampu) Desa Kapas Kecamatan Tolitoli Utara, Kamis (5/10).

Pada upacara yang dipimpim langsung Danlanal Tolitoli Letkol Laut (P) Henry Ballo tersebut, selain Dandim 1305 BT Letkol Kav Angker Widiyanto, Komandan Kompi 711 juga turut dihadiri Wakapolres Tolitoli Kompol Sugeng Lestari dan jajarannya, Ketua DPRD Tolitoli Andi Ahmad Syarif, Sekkab Tolitoli Drs. Mukaddis Syamsudin dan sejumlah pejabat teras Pemkab, Kepala OPD dan beberapa tokoh masyarakat serta Ormas.

Amatan Radar Sulteng di pulau tersebut, karena memang luas daratan pantainya terbatas, peserta upacara yang terdiri dari Personel TNI AD, AL, Polisi dan OKP tampak berbaris pada pinggiran pantai dan membenamkan diri hingga sebatas pinggang. Sementara tamu undangan yang turut hadir pada upacara tersebut, tampak dengan khidmat menempati areal yang tersedia diatas dasar batu cadas, karena sempit luas daratan.

Danlanal Tolitoli Letkol Laut (P) Henry Ballo saat memberikan sambutannya, mengatakan,  hari ulang tahun TNI ke-72 menjadi momentum untuk mengingatkan kembali posisi institusi militer tersebut di tengah masyarakat.

“Sesuai tema, ‘Bersama Rakyat, TNI Kuat’, menjadi simbol bahwa TNI bersumber dari rakyat, berbuat dan bertindak bersama. Hal ini menjadi modal utama TNI dalam mengawal dan mengamankan kepentingan Nasional menuju cita-cita bangsa,” sebut Danlanal saat menjadi inspektur upacara.

Ditambahkan Danlanal, sejarah telah membuktikan bahwa TNI tidak pernah berjuang sendirian dalam perang merebut kemerdekaan. Oleh karena itu, ia menegaskan bahwa TNI akan selalu berpihak pada rakyat dan bersikap netral dalam menjaga keutuhan NKRI.

“TNI tidak pernah berjuang sendiri selalu bersama dengan rakyat. Maka sentral kekuatan TNI adalah bersama rakyat. Tanpa rakyat TNI tidak ada apa-apanya,” ujar Henry.

Danlanal juga menyebutkan, reformasi di tubuh TNI terus dilakukan. Reformasi itu dikatakannya, saat ini telah sesuai dengan jalurnya, hal ini dapat dibuktikan dengan meningkatnya kepercayaan publik terhadap institusi TNI.

“Sekarang ini kepercayaan pada TNI meningkat di mata masyarakat. Kepercayaan ini akan kami jadikan modal dalam membangun dan menjaga keutuhan NKRI, ini yang akan kami pertahankan,” tambahnya.

Pada kesempatan tersebut, Danlal juga mengatakan, sengaja memilih Pulau Salando sebagai tempat pelaksanaan upacara HUT TNI, bertujuan untuk memperkenalkan pulau yang merupakan salah satu pulau terluar yang ada di Nusantara.

Sebelum menggelar pelaksanaan upacara di pulau tersebut, sebelumnya juga digelar kegiatan tabur bunga, pawai obor dengan melibatkan ribuan peserta dan pada puncaknya,  perayaan HUT TNI ke 72 di Tolitoli digelar panggung hiburan di Lapangan Hi Hayun  dengan mendatangkan artis Dou Serigala dan vokalis Andika Kangen Band.

PINGSAN

Sementara itu di Kabupaten Poso Sejumlah peserta upacara peringatan HUT TNI ke -72 di lapangan Sintuwu Maroso Poso, jatuh pingsan. Selain pelajar, mereka yang jatuh pingsan saat upacara berlangsung juga ada dari peserta mahasiswa, Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkab, dan bahkan ada juga dari anggota TNI dan Polri.

Mereka yang pingsan segera diangkat/ditandu ke pos kesehatan yang disediakan untuk mendapat perawatan.

Pantauan Radar Sulteng, setidaknya ada 8 orang peserta upacara yang pingsan dan mendapat peerolongan medis. Diduga, para peserta upacara pingsan karena cuaca yang sangat panas dan kelelahan setelah mengikuti latihan selama beberapa hari sebelum upacara digelar.

Satu persatu perserta upacara yang jatuh pingsan langsung dievakuasi oleh tim kesehatan yang telah disiagakan di sekitar lokasi upacara. Banyaknya peserta upacara yang jatuh pingsan, ditambah dengan terbatasnya tandu, membuat tim kesehatan yang disiagakan di lokasi menjadi kewalahan. Sehingga sebagian peserta yang pingsan terpaksa hanya dipapah petugas menuju poskes.

Pelaksanaan upacara hari ulang tahun tentara nasional indonesia ke -72 se Kodam XIII Merdeka yang dipusatkan di Poso tersebut bertindak sebagai inspektur upacara Bupati Poso Darmin Sgilipu. Upacara diikuti sekitar 3.000 personel gabungan dari TNI AD, TNI AL, TNI AU dan dari kesatuan Brimob, dan Sabhara Perintis Polri.

Terpantau dari 8 orang peserta upacara yang jatuh pingsan, dua orang di antaranya harus dilarikan ke rumah sakit umum Poso untuk menjalani perawatan. Sementara 6 orang lainnya hanya dirawat di poskesehatan  di tenda tim kesehatan yang telah disiapkan panitia. (yus/bud)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.