Tiga nama teratas hasil survei Partai Golkar Donggala. (Sumber DPD Golkar Donggala)

PALU-Pengurus DPD II Partai Golkar Kabupaten Donggala telah menggelar rapat pleno sekaligus merilis nama-nama bakal calon (balon) Bupati dan Wakil Bupati (Wabup) yang akan berkompetisi di Pilkada Kabupaten Donggala 2018 nanti, Minggu (8/10).

Ketua DPD II Partai Golkar Donggala, H Rusdy Mastura memimpin jalannya rapat pleno diperluas, didampingi Sekretaris Moh Syafri Laupa, Sekretaris Bidang Organisasi Andi Baso, serta beberapa orang pengurus lainnya. “Saya akan mengumumkan nama-nama balon Bupati dan Wabup Kabupaten Donggala yang sudah mendaftarkan dirinya di Posko Pendaftaran balon Kepala Daerah hari ini,” kata Cudy, sapaan akrabnya.

Dijelaskannya, lembaga survei dan konsultan politik Indonesia Development Engineering Consultant (IDEC) menyampaikan hasil surveinya terhadap nama-nama balon Kepala Daerah Kabupaten Donggala, dengan urutannya sebagai berikut (tiga nama teratas), yakni Drs Kasman Lassa SH dengan nilai 40,1 persen. Disusul Vera Elena Laruni SE 11,75 persen, dan dr Anita Noerdin 10,95 persen. Sedangkan tiga calon lainnya yang diajukan Golkar Donggala ke DPD I dan DPP Partai Golkar di bawah 5 persen.

“Kami berpedoman pada lembaga survey valid dan independen, yaitu lembaga IDEC Jakarta. Jasanya sudah menjadi bukti, betapa lembaga survey ini tingkat kepercayaannya sangat tinggi, dengan margin error 00,01 persen. Di beberapa Pilkada di Indonesia sudah terbukti kebenarannya dan keakuratannya,” terang Cudy tentang IDEC ini.

Sebelumnya, Golkar Donggala telah membuka pendaftaran balon Bupati dan Wabup, ada 12 nama yang masuk dan disahkan oleh panitia. Dari 12 nama itu mengerucut menjadi delapan orang, hingga tersisa lima orang untuk selanjutnya disurvey. Kelima nama yang disurvey berdasarkan usulan DPD Golkar Donggala, yaitu Vera Elena Laruni, dr Anita Noerdin, Aswan D Ali, Burhanuddin, dan Hidayat.

Hasil di atas tidak perlu diragukan lagi, kata dia, karena berasal dari masyarakat. Masyarakat yang menentukan melalui survey yang dilakukan IDEC. Bahkan Walikota Palu dua periode ini secara tegas menepis adanya rumor yang menyebut dirinya memihak ke salah satu kandidat balon Bupati yang kental dengan elit Golkar. “Hasil survey ini fair lho. Ini netral dan independen, “ tandasnya.

Menurut dia, hasil ini sangat luar biasa dan objektif, mengingat Kasman Lassa tidak pernah mendaftar ke Golkar, tetapi pihak Golkar melihat hasil survey Kasman Lassa sangat tinggi. Golkar, tambah Cudy, tidak menafikan sosok balon yang bukan kader, namun memprioritaskan hasil survey, dan itulah yang harus diterima internal partai berlambang pohon beringin ini.

Kemungkinan Kasman akan diusung Golkar, Cudy kembali mengatakan akan dilihat nanti. Karena menentukan usung mengusung, dan koalisi dengan partai lain itu ranah DPP Golkar. “Yang pasti kami baru saja sukses menuntaskan satu PR kami yaitu mengumumkan hasil survey Partai Golkar, hari ini,” tutup Cudy.(mch)