Home / Indeks / IAIN Palu Wisuda 474 Mahasiswa

IAIN Palu Wisuda 474 Mahasiswa

(Source: iainpalu.ac.id)

PALU – Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu akan menggelar rapat senat terbuka dengan agenda Wisuda Sarjana dan Magister ke IV sejak beralih status dari Stain ke IAIN, Selasa (10/10) hari ini. Jumlah wisudawan kali ini yaitu sebanyak 474 orang.

Dalam rinciannya, mahasiswa Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) sebanyak 241 orang, Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam (FSEI) sebanyak 105 orang, Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah (FUAD) sebanyak 54 orang dan Pascasarjana 72 orang.

Rektor IAIN Palu Prof Dr H Zainal Abidin MAg mengatakan disetiap kali pelaksanaan wisuda sebagai pimpinan dirinya merasa bahagia dan senang bahwa peserta didiknya bisa menyelesaikan studi di IAIN Palu dengan baik, sekaligus dia berharap para wisudawan bisa menjadi manusia yang baik, berguna dan bermanfaat baik bagi diri sendiri maupun bagi masyarakat di sekelilingnya.

Dia mengakui, apa yang diberikan lembaga ini tentu belum cukup, tetapi lembaga sudah memberikan pengetahuan dasar yang kemudian nanti setelah di wisuda dan terjun ke masyarakat, diharapkan wisudawan memulai lagi belajar yang lebih jauh dan lebih baik.

“Yang akan menguji mereka masyarakat, yang akan melakukan evaluasi adalah masyarakat. Saya berharap alumni-alumni kita paling kecil kalau dia tidak bisa memberikan kontribusi besar kepada masyarakat, tetapi dia tidak boleh menjadi sesuatu yang merugikan masyarakat,” kata Zainal saat ditemui Radar Sulteng, Senin (9/10).

Menurut Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Palu ini sebagaimana pepatah arab menyebutkan, “kalau engkau tidak bisa menjadi garam yang membuat enak sayur, janganlah engkau jadi lalat yang merusak sayur”. Olehnya itu, dia berharap, kalaupun alumni-alumni baru ini belum bisa menjadi garam, tetapi dia tidak menjadi lalat yang merusak sayur. Sehingga sebut Zainal para alumni dapat memberikan kontribusi kepada masyarakat, sekecil apapun kontribusi tersebut.

“Saya yakin alumni kita angkatan IV ini tentu lebih baik dari angkatan sebelumnya karena kita selalu meningkatkan kualitas kita setiap tahun, meningkatkan sumber daya pengajarnya, mahasiswanya dan sarana prasarana, semua kebutuhan-kebutuhan kita terus perbaiki dari tahun ke tahun,” tuturnya.

Untuk alumni yang mendapatkan nilai terbaik maupun tertinggi, kata Zainal, Civitas Akademika akan memberikan semacam reward kepada alumni yang berprestasi bagus, meskipun reward itu berupa hal yang sederhana namun dapat memberikan motivasi kepada adik-adik tingkatnya. Termasuk alumni yang penulisan skripsinya menggunakan bahasa asing yaitu bahasa arab dan bahasa inggris juga pihak Civitas Akademika bisa memberikan reward.

“Tentunya pimpinan memberikan apresiasi, saya berharap mereka bisa menunjukan kiprahnya lebih baik lagi. ” tambahnya.

Ketua panitia, Dr H Saude MPd mengungkapkan wisudawan kali ini meningkat dari tahun lalu. Jika tahun lalu kurang lebih sebanyak 462 orang, tahun ini yang di wisuda itu 474 orang. Kata Saude, pada pelaksanaan wisuda kali ini panitia menggundang yang memberikan motivasi pencerahan atau orasi ilmiah sebelum para alumni ini terjun di tengah-tengah masyarakat adalah dari perwakilan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).

“Beliau di bidang sumber daya manusia pengembang masyarakat dan kebudayaan yaitu Dr Ir Subandi Msc. Diharapkan bersinergi dengan pengembangan oleh Pak Wali Kota, agar bagaimana budaya-budaya masyarakat Kaili ini bisa diperhatikan dengan baik,” kata Dekan FUAD ini.

Lanjut Saude, tahun ini IAIN Palu juga melahirkan para alumni berprestasi dalam kata lain meraih IPK tertinggi dan selesai tepat pada waktunya. Mahasiswa itu antara lain Nikmatul Khairiyah SAg pada jurusan Ilmu Alquran dan Tafsir Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah dengan IPK 3,98. “Mahasiswa ini diuji langsung oleh Pak Rektor IAIN Palu dengan angka yang sangat memuaskan yaitu 98. Dan mendapat nilai 100 oleh salah satu dosen yang dianggap “killer” saat menguji mahasiswa,” terang Saude.

Kemudian, mahasiswa atas nama Mir’atun SE pada jurusan Ekonomi Syarih Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam dengan IPK 3,96, Yelfikayanti SPd pada jurusan Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan dengan IPK 3,98 dan Usman Jayadi MH jurusan Ahwal Syakhsiyah Pascasajana dengan IPK 3,84.

“Kita putuskan berprestasi dilihat bukan hanya dari IPK, tetapi kecepatan selesai ujian,” ungkapnya.

Saude juga menyabutkan acara Wisuda akan dihadiri oleh pejabat daerah seperti Bupati Sigi, Ketua DPRD Kota Palu, Wali Kota Palu, dan Gubernur Sulteng yang rencananya akan diwakili oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sulteng. Dia berharap, agar pelaksanaan wisuda angkatan IV berlangsung lancar dan berbeda dari tahun lalu. Pihak panitia juga sedikit merubah konsep wisuda kali ini dengan menempatkan para wisudawan di luar gedung dan para orang tua wisudawan di dalam gedung. “Bagaimana kami memberikan penghargaan kepada orang tua yang jauh datang dari kampung halaman untuk menyaksikan anaknya di wisuda,” ujarnya.

Sementara itu, salah seorang wisudawan terbaik tingkat fakultas, Nikmatul Khairiyah SAg menambahkan, perasaannya sungguh tak menyangka, bisa menjadi satu dari mahasiswa terbaik se-Civitas Akademika. Jejak nilai akademiknya saja semester I hingga VII tepat setelah dirinya menyelesaikan Kuliah Kerja Nyata (KKN) beberapa waktu lalu, juga mendekati sempurna. Yaitu hanya satu mendapat nilai B.

“Saya sempat membandingkan dengan fakultas lain, rupanya ada mahasiswa yang mendapatkan nilai sempurna, seluruhnya A. Saya tidak pernah berharap, tetapi saat bertemu dengan Pak Dekan langsung menerima informasi tersebut,” jelas Nikma panggilan akrab wanita 21 tahun ini.

Dengan raihannya ini, dirinya sangat senang karena berhasil membanggakan kedua orang tuanya yang memang berharap besar pada nilai akademiknya.

“Hasil ini memotivasi saya untuk melanjutkan studi S2, karena sempat tidak ada rencana tapi ada dukungan dari dosen dan Pak Dekan sendiri harus lanjut studinya,” tutup mahasiswa yang ingin memperbanyak penguasaan bahasa asing ini.  (acm/exp)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Mayat Bayi Mengapung di Sungai Ramba Palu

PALU- Masyarakat Jalan Sisingamangaraja (Sigma) Lorong Simaja 3, tepatnya di sekitar Sungai Ramba Palu, digegerkan ...