Warga Gebangrejo yang Hilang Ditemukan Tak Bernyawa Lagi

0
158
Jenazah Tamrin saat berada di kamar mayat RSUD Poso, Kamis (23/11). (Foto: Budiyanto)

POSO-Warga jalan Pulau Tarakan Kelurahan Gebangrejo Timur bernama Tamrin Bano (bukan Hamid sebagaimana diberitakan sebelumnya, red) yang dilaporkan hilang di sungai Poso sejak Selasa (21/11) malam, telah ditemukan Kamis (23/11) sekitar pukul 09.20 wita.

Tamrin yang hilang karena diduga terseret arus sungai Poso yang sedang banjir tersebut ditemukan tim pencari gabungan Brimob, Tagana, Basarnas, BPBD, dan masyarakat dalam keadaan sudah tidak bernyawa alias meninggal dunia di tengah laut berjarak sekitar 1 km dari bibir pantai Imbo Kelurahan Tegalrejo kecamatan Poso Kota Utara. Posisi jasad korban ditemukan pada posisi terapung di atas air laut.

Usai dievakuasi ke dermaga perahu Pantai Imbo, jenazah Tamrin langsung dibawa ke RSUD Poso untuk divisum. Sekitar satu jam di rumah sakit, jenazah kemudian dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan. “Lega. Karena korban sudah ditemukan,” kata warga di rumah duka. Korban Tamrin dimakamkan pihak keluarga di TPU Islam Gebangrejo.

Penemuan jasad korban setelah tim pencari gabungan melakukan pencarian dan penyisiran sungai dan wilayah laut sejak pagi hari.

Seperti diberitakan, Tamrin dinyatakan hilang oleh keluarga sejak Selasa (21/11) malam. Tamrin hilang karena diduga terperosok ke sungai dan dibawa arus air sungai yang sedang banjir saat memperbaiki mesin pompa air (dap) miliknya yang rusak.

Dari informasi yang diperoleh, saat mesin dap dinyalakan tidak bisa berfungsi menyedot air sungai untuk dialirkan kerumahnya. Saat itulah Tamrin menuju ke arah sungai untuk mengecek kondisi mesin dapnya yang diletakan pada bangunan kecil di atas bibir sungai.

Kabar hilangnya Tamrin baru menyebar luas di masyarkat pada Rabu (22/11) siang. Masyarakat pun bergerak cepat dengan melakukan upaya pencarian hingga petang hari.

Pencarian dilakukan masyarakat dengan cara manual yakni menyisir pinggir aliran sungai menggunakan perahu katinting milik nelayan. Sebagian bahkan ada yang nekat berenang di sungai dengan peralatan sederhana berupa pelampung.(bud)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here