Nelayan Wakai Nikmati BBM Satu Harga

0
205
Unsur pemerintahan kecamatan Wakai bersama masyarakat desa Una-Una berdoa sebelum pengoperasian SPBU Kompak yang menjual BBM satu harga di Desa Una-Una Dusun Muara Bandeng, Kecamatan Wakai, Kabupaten Touna, Kamis (30/11). (Foto: Murtalib)

AMPANA – Para nelayan yang berada di Kepulauan Wakai dan sekitarnya sudah bisa menikmati program Bahan Bakar Minyak (BBM) satu harga. Soft opening BBM satu harga dihadiri langsung Komisaris PT Ampana Togean Bangkit Bersatu (ATBB) H Syamsudin Oemar dan disaksikan langsung warga masyarakat maupun unsur Muspika Kecamatan Wakai, pada Kamis (30/11) lalu.

‘’ Ini bukti nyata pemerintah memberikan keadilan bagi masyarakat Indonesia yang berada di wilayah terpencil, terluar dan terjauh (3T). Tolong unsur pemerintahan setempat (Camat, Kapolsek dan Koramil) membantu mengawasi program nasional BBM satu harga ini,’’ ujar Komisaris PT ATBB, H Syamsudin Oemar saat soft opening BBM satu harga di SPBU Kompak, Desa Una-Una Kecamatan Wakai, Kabupaten Tojo Una-Una, Sulawesi Tengah.

Dijelaskan H Syamsudin, Pemerintah memiliki program Bahan Bakar Minyak (BBM) satu harga untuk diterapkan mulai 1 Januari 2017 namun untuk kepulauan Wakai, Sulawesi Tengah baru bisa dinikmati hari ini (Kamis, 30/11). Dengan begitu harga BBM untuk jenis Premium penugasan, dan solar subsidi akan sama di seluruh wilayah Indonesia termasuk di Kepulauan Wakai Kabupaten Touna.

‘’Silahkan disaksikan langsung mulai dari harga dan takarannya. Harga sama di SPBU ini. Untuk premium Rp 6.450/liter dan solar subsidi Rp5.150/liter,’’ tegas Syamsudin yang juga penasehat MUI Kota Palu itu.

Syamsudin juga menjelaskan, program nasional yang dicanangkan Presiden Joko Widodo, langsung disambut GM Pertamina MOR VII Sulawesi Joko Pitoyo. Ada empat wilayah yang menjadi program prioritas dan masuk kategori terpencil, terluar dan terjauh  (3T) yakni, Kepulauan Wakai Kabupaten Tojo Una-una, Kabupaten Banggai Kepulauan, Kabupaten Banggai Laut dan Kabupaten Sigi.

‘’Alhamdulilah untuk SPBU Kompak 76.94601 Kepulauan Wakai izin operasionalnya sudah dikeluarkan dan sudah bisa dinikmati oleh masyarakat setempat,’’ tegasnya sambil memperlihatkan izin operasi yang ditandatangani langsung GM MOR VII Sulawesi, Joko Pitoyo.

Sementara menurut Kepala Desa Una-Una, Sukri DS, harga BBM di Kepulauan Wakai dan Togean sebelumnya dibeli masyarakat nelayan dengan harga bervariatif. Harga paling murah dibeli masyarakat Rp10 ribu per botol untuk premium. Bahkan pada situasi tertentu musim ombak, BBM bisa dijual hingga 15-20 ribu per botol. Itupun takarannya tidak menjamin.

‘’Dengan hadirnya BBM satu harga di daerah kami, secara otomatis sangat membantu masyarakat yang sebagian besar berprofesi nelayan. Mudah-mudahan para nelayan semakin banyak hasil tangkapan ikannya karena tidak takut lagi kehabisan bahan bakar saat melaut,’’ ujar Sukri dan diamini warga masyarakat yang berjubel di SPBU Wakai, Kabupaten Tojo Una-Una.

Dari amatan langsung Harian Radar Sulteng di Wakai, soft opening SPBU Kompak yang dipercaya menjual BBM satu harga pada Kamis (30/11) lalu, langsung dikerumuni masyarakat Desa Una-Una Kecamatan Wakai. Seperti orang berjualan emas.  Selain mengantri untuk membeli BBM, warga masyarakat ingin membuktikan langsung bahwa BBM satu harga yang diprogramkan pemerintahan Presiden Joko Widodo tersebut benar adanya.

‘’Saya sudah terbiasa membeli bensin Rp10 ribu per botol. Kalau benar ada harganya Rp6.450/liter di Wakai, wah bagus sekali. Sebagian pendapatan bisa saya tabung,’’ kata salah seorang tukang ojek yang mengaku bernama Mamin tersebut.

Seiring hadirnya BBM satu harga di Kepulauan Wakai, pihak Bank tampaknya tidak menyiakan kesempatan. Ini dibuktikan dengan adanya pelayanan kantor Kas Bank Sulteng di Wakai. Untuk lebih dikenal oleh masyarakat, Bank milik pemerintah daerah tersebut langsung melakukan sosialisasi dengan memasng umbul-umbul di seputaran SPBU Kompak milik PT ATBB.

‘’Kami sangat mendukung hadirnya BBM satu harga di kepulauan Wakai. Mudah-mudahan program ini dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat yang ada di Kepulauan. Kami dari Bank Sulteng siap mendukung program pemerintah,’’ ujar Kepala Kas Bank Sulteng Wakai, Moh Fahmi Modjo kepada Radar Sulteng di sela-sela menghadiri soft opening BBM Satu harga di Wakai, Kamis (30/11). (lib)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here