Sudah Pernah Dipenjara, Guru SD Ini Kembali Cabuli 14 Siswinya

0
278
Abd Rahman (kanan) sesaat akan dimasukan ke dalam sel tahanan Polres Tolitoli. (Foto; Yuslih)

TOLITOLI-Cabuli sekitar 14 siswinya, Abd Rahman, salah seorang guru SDN 3 Desa Bajugan Kecamatan Galang Selasa kemarin akhirnya diciduk petugas Satreskrim Polres Tolitoli dan Polsek Galang disekolahnya, setelah puluhan orang tua siswa melaporkan perbuatan pelaku ke kantor Polsek Galang.

“Orang tua bersama siswi yang menjadi korban pencabulan, melaporkan masalah tersebut ke Polsek Galang. Untuk menghindari hal yang tidak diinginkan, kami langsung menangkap tersangka di sekolahnya, dan membawanya ke Polres untuk diproses hukum lebih lanjut,” jelas Kasat Reskrim Polres Tolitoli AKP Esti Prasetyo Hadi SH SIK saat ditemui diruang kerjanya Selasa kemarin.

Kasat Reskrim menjelaskan, ke 14 siswi yang dicabulinya tersebut, dilakukannya pada waktu dan tempat yang berbeda. Setiap ada kesempatan disela-sela waktu mengajar maupun istirahat. Meski demikian tidak satupun siswi yang mengaku sempat disetubuhi oleh tersangka.

“Jadi tidak sekaligus melakukan pencabulan terhadap siswinya, setiap hari jika merasa ada kesempatan, tersangka ini melakukan perbuatannya. Namun tidak sampai menyetubuhi,” jelas Kasat Reskrim.

Kasat juga menjelaskan, sekitar dua tahun sebelumnya, tersangka baru bebas dari Lapas setelah menjalani hukuman selama tiga tahun karena perbuatan yang sama, namun tersangka kembali lagi mengulangi perbuatannya.

“Tahun 2015 tersangka bebas dari penjara setelah menjalani hukuman selama 3 tahun, entah mengapa yang bersangkutan kembali melakukan perbuatannya,” tambahnya.

Kasat menjelaskan, atas perbuatan yang dilakukan tersangka, kemungkinan besar tersangka akan dikenakan pasal tentang perlindungan anak.

Abd Rahman yang merupakan warga Desa Sabang Kecamatan Galang ini saat dimintai keterangannya, mengaku nekad melakukan perbuatan tersebut, karena tidak dapat menahan hasrat ketika melihat anak-anak perempuan. Ia juga mengaku telah hilaf dalam melakukan perbuatan tersebut.

“Saya kalo liat anak perempuan, tidak bisa menahan rasa, saya peluk mereka karena saya sayang. Sama istri saya tidak tidak ada rasa begitu. Saya minta maaf pak saya hilaf,” aku Abdul Rahman saat ditemui kemarin. (yus)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here