Terkait Narkoba, BNN Minta Ketegasan Bupati Donggala

0
617

DONGGALA– Penyalahgunaan narkotika memang tak ada habisnya. Bahkan tak hanya melibatkan masyarakat biasa namun juga seorang Aparatur Sipil Negara (ASN).

Kepala BNN Kabupaten Donggala, Kahar Muzakir saat membeberkan kasus penangkapan pengedar narkoba di Kabupaten Donggala, Rabu (13/12). (Foto: Ujang Suganda)

Berdasarkan hasil tes urine yang dilakukan BNN beberapa waktu lalu ditemukan sejumlah ASN di Kabupaten Donggala yang terindikasi menggunakan narkotika. Pihak BNN Donggala pun berharap agar Bupati Donggala, Drs Kasman Lassa SH, memberikan tindakan kepada para ASN yang terlibat dengan barang haram tersebut.

Hal itu ditegaskan oleh Kepala BNN Donggala, Kahar Muzakir. Menurut Kahar, berdasarkan data dan hasil pemeriksaan dari BNN, ASN yang terlibat dengan barang haram jenia sabu sebanyak 9 orang tersebar di beberapa OPD. “Bupati harus segera memberikan sanksi bawahannya yang terlibat dengan narkoba jenis sabu, atau bisa juga dilakukan pencegahan rehabilitasi bagi ASN yang sudah menjadi pecandu,” katanya.

Menurut Kahar, sejumlah ASN yang terindikasi tersebut salah satunya berasal dari Dinas Perhubungan Donggala. Pengguna narkotika jenis sabu tersebut adalah ASN Golongan Eselon IVa. Rata-rata ASN donggala sebagai pemakai atau pecandu bukan pengedar. “Tapi mereka adalah pengguna bukan pengedar,” terangnya.

Selain persolan keterlibatan ASN dalam penyalagunaan narkoba, menurut Kahar, peredaran narkoba terbanyak ada di wilayah pantai barat yang kemudian diedarkan di dalan Kota donggala dan Kota Palu. “Pengedar menggunakan jalur pelabuhan Ogoamas yang berdekatan dengan perairan Kalimantan khususnya Kabupaten Tarakan. Perlu juga untuk diketahui BBN hingga penghujung tahun sudah mengamankan lima pengedar dan sudah dijadikan tersangka, dan tiga kasus lainnya sudah di P21,” tambahnya.(ujs)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.