Dandim “Warning” Masyarakat yang Simpan Dum-dum

0
399

SIGI – Komandan Kodim (Dandim) 1306 Donggala meminta kepada masyarakat yang masih menyimpan senjata rakitan jenis dum-dum agar segera menyerahkan ke pihak berwajib.

I Made Maha Yudhiksa

Hal tersebut menyusul kembali terjadinya bentrok antar warga yang terjadi pada Sabtu dini hari (6/1), di Kecamatan Marawola, Kabupaten Sigi.

Dalam bentrok warga tersebut, diketahui masih banyak warga yang memiliki senjata rakitan jenis dum-dum. Bahkan salah seorang anggota Kodim 1306 Donggala, yang coba menenangkan warga, harus menjadi korban peluru nyasar dari dum-dum milik warga tersebu.

Dandim 1306 Donggala, Letkol Kav I Made Maha Yudhiksa kepada wartawan, usai memimpin jalannya pertemuan damai dua kelompok warga yang terlibat bentrok, meminta agar masyarakat yang masih menyimpan senjata rakitan ini, untuk segera diserahkan kepada petugas TNI/Polri. “Nanti setelah diserahkan dan dikumpulkan, secara bersama-sama akan kita  musnahkan. Semua bisa saksikan,” ungkap Made Maha.

Namun kata dia, jika masyarakat tidak juga menyerahkan dum-dum yang disimpan, pihaknya akan bertindak tegas, dengan melakukan razia ke desa-desa, yang dicurigai warganya masih menyimpan senjata dum-dum. Sebab, beberapa nama sendiri, saat ini sudah dikantongi oleh aparat keamanan. “Sebelum upaya tegas itu kita lakukan, tentu kita persuasive dahulu. Mudah-mudahan banyak yang mau sukarela menyerahkan senjata mereka,” tuturnya.

Terkait anggotanya yang terkena peluru dari dum-dum, Dandim mengungkapkan, bahwa anggotanya tersebut hanya luka ringan, dan tidak mengganggu aktifitas. Meski wilayah Marawola berangsur kondusif, pihaknya tetap menempatkan anggota Babinsa bersama Bhabinkamtibmas, untuk memastikan bentrok susulan kembali terjadi. “Sekali lagi kami sampaikan, keamanan itu tidak bisa tercipta, tanpa ada kesadaran dari masyarakat itu sendiri,” tandas Made Maha, yang baru sebulan menjabat Dandim Donggala. (agg)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here