Dana Miliaran Tidak Tuntaskan Krisis Air Bersih di Bulagi

0
295
Masyarakat Bulagi secara swakelola dari dana desa mengadakan tong fiber, untuk menampung air hujan. Krisis air di Bulagi sudah bertahun-tahun dan tidak kunjung selesai hingga sekarang. (Foto: Barnabas)

BANGKEP–Krisis air bersih di Bulagi dan sekitarnya di Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep), harus diselesaikan secara terpadu. Bahkan jika dipandang perlu, Bupati perlu membentuk tim yang menyelesaikan krisis air bersih. Penyelesaian pun selain terpadu, tapi juga satu pintu.

Hal itu disampaikan, pemerhati lokal kabupaten Bangkep, Jemianto Maliko. Menurut politisi Hanura yang berdomisili di Bulagi itu, penyelesaian terhadap krisis air bersih di Bulagi tak membuahkan hasil. Bahkan terkesan menjadi proyek abadi.

“Karena tiap tahun ada terus proyek air bersih di Bulagi, tetapi sampai sekarang tidak bisa dimanfaatkan masyarakat. 2013 lalu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) menggelontorkan Rp24 miliar. Tapi faktanya, yang namananya mata air dan jaringan masih bermasalah,” ujar Jemi.

Tapi faktanya, dana miliaran itu, tak juga menyelesaikan krisis air bersih di Bulagi. Belum lagi anggaran yang berasal dari APBD yang dikucurkan untuk penyelesaian krisis air bersih di Bulagi sejak 2000 hingga kini juga tidak membuahkan hasil. “Masyarakat Bulagi sampai sekarang tidak merasaskan nikmatnya air kran. Masyarakat yang menjadi korban,” jelas Jemi.

Di Bulagi, lanjutnya, masyarakat mengeluh jika musim kemarau datang. Sebaliknya sangat senang, jika hujan turun deras.

“Kalau tidak hujan satu sampai tiga hari. Maka dipastikan mereka akan menimba air yang jaraknya sangat jauh dan medannya bergunung gunung,” ujar Jemy.

Untuk menyelesaikan krisis air bersih di Bulagi, saran Jemy, Pemprov dan Pemkab harus duduk satu meja dihadiri langsung Bupati dan Gubernur, membentuk satu kesepakatan. “Mana pekerjaan yang dilaksanakan Provinsi dan mana yang dilakukan daerah harus sudah jelas. Begitu juga instnasi di bawahnya seperti PDAM harus tunduk sesuai aturan,” tandasnya. (bar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.