Natal Bersama Dibingkai Ikrar Damai Sembilan Suku di Morowali Utara

0
1201
Perwakilan 9 suku di Kabupaten Morut, hadir secara bergantian mengucap ikrar damai dan persatuan di gelaran Natal Bersama di Lapangan Wita Mori, Beteleme, Juamt (5/1/2018). (Foto: Humas Pemkab Morut)

MORUT-Keragaman etnis di Kabupaten Morowali Utara (Morut) menciptakan persatuan antarmasyarakat setempat. Jalinan itu semakin erat saat perwakilan 9 suku di daerah ini berikrar damai di Lapangan Wita Mori, Beteleme, Lembo, Jumat (5/1) malam.

‘Damai itu indah, kitorang samua basudara.’ Demikian diucapkan perwakilan Suku Pamona, Jawa, Bali, Toraja, Bugis, Bada, Manado, Wana, dan Mori. Kalimat yang menjadi ikrar persatuan dan perdamaian itu diucapkan menggunakan bahasa daerah masing-masing.

“Ikrar itu diucapkan perwakilan 9 suku yang ada di Morut sesaat sebelum dimulainya perayaan Natal bersama yang digelar di Beteleme beberapa hari lalu,” ujar Erick Tamalagi, salah satu peserta Natal Bersama saat dihubungi Radar Sulteng, Selasa (9/1) sore.

Menurut Erick, acara tersebut hasil kolaborasi antara Pemkab Morut, Polri, TNI serta masyarakat. Ikrar itu kemudian sejalan dengan tema Natal 2017 yang ditetapkan PGI dan KWI yakni ‘Hendaklah damai sejahtera Kristus memerintah dalam hatimu.’

Usai pengucapan ikrar, Bupati Morut Aptripel Tumimomor dan Kapolres Morowali AKBP Edward Indarmawan EC serta pejabat yang mewakili Dandim 1311 Morowali menjawab ikrar masyarakat dengan melantunkan pujian Natal.

“Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah,” kata Erick mengutip pesan damai yang disampaikan Bupati Morut kala itu.

“Dimana ada kebenaran, di situ akan tumbuh damai sejahtera, dan akibat kebenaran ialah ketenangan dan ketentraman untuk selama-lamanya,” imbuh Erick mengutip pesan damai Kapolres Morowali.

Usai pengucapan pesan damai damai yang mengutip ayat-ayat dari Alkitab, lanjut Erick, indahan Natal Bersama itu kemudian dipimpin Pendeta Grace Walewangko. Sementara pemimpin Gereja Katolik Beteleme Pastor Troy Kalengkongan membawakan beberapa firman Tuhan.

“Keberagamaan dan perbedaan yang membuat kita semakin kuat dan tumbuh bersama Tuhan. Hendaklah damai sejahtera Kristus memerintah dalam hatimu dan keluargamu,” pesan Pastor Troy.

Selain pengucapan ikrar dan ibadah, Natal Bersama yang dihadiri lebih seribu umat Kristiani itu juga dimeriahkan dengan penampilan artis Delon Idol dan Nania Idol.

Hadir pula saat itu Wakil Ketua II DPRD Morut H Abudin Halilu, Ketua TP PKK Holiliana Tumimomor, Ketua Bhayangkari Polres Morowali Yohana Natalia Indharmawan, para Kepala OPD Pemkab Morut, serta sejumlah tokoh agama. (ham)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here