Tiga Pengedar Sabu Ditangkap di Lawanga Poso

0
844

POSO– Satuan Narkoba Polres Poso meringkus tiga pengedar narkoba jenis sabu berinsial R alias O, I alias B, dan I alias I. Mereka ditangkap di tiga lokasi berbeda.

Wakapolres Poso I Gde Swara dan Kasat Narkoba Adrian Risky Lubis memberikan keterangan Pers kepada sejumlah wartawan, Selasa (9/1). (Foto: Budiyanto)

Kepala Satuan Narkoba Polres Poso AKP Adrian Rizky Lubis mengatakan, ketiga pelaku yang ditangkap dan sudah ditetapkan sebagai tersangka ini semuanya merupakan warga kelurahan Lawanga Kecamatan Poso Kota Utara.

Dari penangkapan yang dilakukan, polisi menemukan barang bukti sabu seberat 1 gram dan satu unit sepeda motor matik dari tangan R alias O. Penangkapan dilakukan berdasar laporan masyarakat.

“Warga di Lawanga sudah sangat resah karena sudah banyak narkoba masuk di kampungnya. Dengan penangkapan ini setidaknya kami bisa memutus mata rantai peredaran narkoba di sana (Lawanga),” ungkap AKP Adrian saat gelar barang bukti dan tersangka di Mapolres Poso, Selasa (9/1).

Adrian kemudian membeber kronologis penangkapan R alias O, I alias B, dan I alias I. Kata dia, orang yang paling pertama dari ketiga pengedar sabu di Lawanga adalah R alias O. Tersangka ini ditangkap, Sabtu (6/1) di tempat pencucian sepeda motor simpang empat Jalan Wolter Monginsidi-Jalan Ade Irma.

Dari pengembangan pemeriksaan R alias O, pada Minggu (7/1) polisi kemudian bergerak menangkap I alias B dan I alias I di rumah masing-masing. Saat ditangkap, ketiganya tidak melakukan perlawanan.

“Jadi tersangka R alias O ini dapat sabunya dari tetsangka I aliad B. Dan I alias B ini ambil sabunya dari tersangka I alias I,” jelas Adrian didampingi Wakapolres Kompol I Gde Swara. Selain mengedarkan, para tersangka juga sebagai pengguna. Itu diketahui setelah ketiganya melakukan tes urin dan dua di antaranya positif mengonsumsi sabu.

Sejak kapan R, I, dan I mengedarkan sabu? Kasat Narkoba menyebutnya sudah sejak lama. Dalam pengakuannya kepada polisi ketiga tersangka bahkan rutin mengedar sabu dua hingga tiga kali dalam sepekan. Sabu yang di edarkan tersangka di Lawanga berasal dari Palu. “Jelas ada jaringannya. Tapi siapa jaringan di atas mereka sedang kita kembangkan untuk mencari tau,” tandas Kasat.

Menurut Adrian, peredaraan barang haram narkoba di Poso sekarang sudah sangat masif dan kasusnya merata terjadi di hampir semua kelurahan, termasuk di Lawanga. “Tidak ada spesifik kampung narkoba di Poso. Sebab kasusnya sudah merata terjadi hampir di semua wilayah Poso,” tukas perwira tiga balak di pundak ini.

Atas kasus yang dibuatnya, R, I, dan I yang rata-rata masih berusia 20-an tahun ini di kenakan pasal 114 Junto Pasal 114 Junto pasal 127 Undang- Undang Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun penjara. (bud)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.