Final, Kontainer Dilarang Masuk Kota 1×24 Jam

0
863

PALU – Pemerintah Kota Palu tetap pada pendiriannya, untuk melarang truk kontainer masuk ke dalam kota. Bahkan di Tahun 2018 ini, truk kontainer sama sekali tidak diizinkan masuk 1X24 jam. Aturan ini pun, nantinya bakal diperkuat dengan surat keputusan (SK) Wali Kota, yang baru terkait larangan kontainer masuk ke dalam kota.

truk yang memuat kontainer saat melintas di dalam kota kemarin (19/10). (Foto: Mugni SUpardi)

“Lalu sudah ada SK Walikota, namun karena adanya kebijakan maka SK tersebut dilakukan perubahan,   sampai saat ini masih kita menunggu SK Walikota yang sedikit berubah. Tahun 2018 kami sudah tetapkan agar stop kontainer masuk Kota. Kami juga sudah memasang rambu seperti di Jalan Hangtua, Soekarno Hatta dan Jalan I Gusti Ngurahrai (Bundaran Palupi),” ungkapnya, Jumat (12/1) saat ditemui di ruang kerjanya.

Setyo menjelaskan, untuk kendaraan maksimal 8 ton maka boleh masuk dalam Kota. Kontainer yang akan menuju wilayah Sigi dan Donggala, bisa melintasi jalur Komodo, Jalan Rajamoili, Jalan Cumi-cumi Taman Ria menuju ke Donggala. “Begitu pula ke Sigi tetap harus berputar, kontainer masuk ke jalan Munif Rahman menuju Bundaran Palupi dan Masuk ke Marawola wilayah Sigi,” jelasnya.

Langkah tersebut tentunya menjadi komitmen agar pergudangan dapat dimanfaatkan. Dirinya mendengar, bahwa para pengusaha kontainer juga sudah memanfaatkan truk kecil untuk mengangkut barang. “Menurut saya ada sisi positifnya, dan memang di masa transisi ada persoalan, dan itu sudah biasa, untuk menegakkan kebijakan,” kata Setyo. (who)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here