Menjawab Rumor Bahaya Kepala Ikan

0
290

HOAX yang satu ini pasti bukan dibuat penjual nasi padang. Atau penjual sup kepala ikan Batam. Ya, belakangan banyak beredar disinformasi soal bahaya makan kepala ikan. Katanya, kepala ikan mengandung racun ciguatoksin.

Postingan larangan makan kepala ikan yang disebar di salah satu akun media sosial. (Foto: Capture from facebook)

Redaksi menemukan informasi itu dari fans page Facebook Mejiku. Fans page tersebut diikuti 712.190 pengguna Facebook. Di antara konten-konten yang disebarkan situs tersebut, banyak yang diragukan kebenarannya. Mayoritas yang dibagikan adalah link tulisan dari blog ragamberita.com. Mungkin fans page Mejiku dan blog itu dikelola orang yang sama.

Salah satu konten yang disebarkan adalah bahaya makan kepala ikan karena mengandung ciguatoksin. Racun tersebut berasal dari dinoflagellata, yakni mikroorganisme laut yang menempel dan tumbuh pada karang mati. Ciguatoksin akan terakumulasi dalam kepala dan sisik ikan.

Menurut blog tersebut, salah satu ikan yang berbahaya dan sering dikonsumsi masyarakat ialah kerapu. Blog itu mengatakan, informasi tersebut diperoleh dari booklet Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

”Secara umum, informasi yang disampaikan blog itu hoax parah,” ujar Aquaculture and Fisheries Improvement Manager WWF Habib Abdullah. Menurut Habib, ciguatera yang menyebabkan ciguatoksin hanya terjadi kalau ada red tide atau alga bloom.

Selain itu, alga bloom terjadi di daerah tengah laut. Alga bloom tercipta karena nutrient dari dasar laut teraduk dan terbawa ke permukaan, kemudian mendapatkan cukup sinar matahari. Akibatnya, jumlah fitoplankton dan zooplankton meledak. Itulah yang akhirnya disebut red tide.

Kejadian red tide itu banyak ditemukan di Florida, AS, dan Selandia Baru. ”Di Indonesia jarang ada red tide,” jelasnya. Lantaran red tide terjadi di tengah laut, tidak semua ikan karang mengandung ciguatoksin. Karena itu, minim kemungkinan ikan karang yang berada di pesisir terkena ciguatoksin. (gun/c11/fat)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here