Cari Signal, Pulang Tewas Kesetrum

0
416

BANGKEP–Dua orang remaja di Kecamatan Bulagi Selatan, Abd Rahman Satali (29) dan Stefanus (13 tahun), tewas mengenaskan tersengat aliran listrik saat memindahkan pohon yang tumbang. Kejadiannya pada Minggu (21/1) pukul 22.00 di saat cuaca buruk di wilayah tersebut.

Salah seorang korban tewas kesetrum, kemudian diangkat warga untuk dibawa ke rumahnya. (Foto: Ist)

Berdasarkan kronologis yang dirilis kepolisian Polres Bangkep, kedua almarhum tewas tersengat listrik saat memindahkan pohon yang tumbang dengan empat remaja yang saat itu sedang mencari signal di wilayah tersebut. Empat remaja yang membantu masing masing Pian (17), Ardian (9), Rasman (13), dan Ello (11) mengalami luka bakar yang kemudian dirujuk ke puskesmas terdekat.

Pohon yang tumbang menghalangi badan jalan yang biasa digunakan kedua korban melintas dari Desa Alasan Nggolobuton menuju ke rumahnya Desa Balalon. Korban yang baru saja mencari signal menelpon, turun dari motor hendak memindahkan pohon yang tumbang. Di kala kondisi selesai hujan angin yang menyebabkan pohon tumbang tersebut, tiba-tiba listrik yang sempat dimatikan pihak PLN menyala dan menyambar enam pemuda tersebut melalui pohon sebagai perantara. Ternyata, ujung ranting pohon terlilit dengan kabel listrik tegangan 15 kv.

Abd Rahman Satali dan Stefanus yang mengalami luka paling parah. Kedua tubuh korban terpental dan melepuh. Abd Rahman tewas di tempat, sementara Stefanus meninggal tak berselang lama.

Akibat kejadian itu, seluruh warga Bangkep gempar. Pasalnya salah satu dari korban yang meninggal, anak dari aparat Desa Bonepuso Kecamatan Bulagi Selatan.

Saksi mata yang melihat kejadian tersebut, Yon, menambahkan daerah itu yang terdapat pohon tumbang selalu ramai karena tempat mencari signal telepon. “Karena signal di desa jauh jauh tidak ada mereka mencari ke gunung gunung,” ujarnya.

“Bagi PLN di wilayah Bulagi, Bulagi Selatan dan Bulagi Utara terkait jaringan dan pemeliharaannya itu harus dibenahi. Peristiwa yang sama di tahun sebelumnya juga dialami warga Desa Pandaluk Kecamatan Bulagi Selatan yang juga meninggal dunia di TKP akibat jaringan listrik yang telah menyentuh tanah dan secara tidak sengaja disentuh korban. Peristiwa itu tepatnya di jalan setapak yang biasa mereka lalui ketika pulang dari kebun,” tambahnya.(bar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.