Eksekusi Lahan Tanjung di Banggai Belum Tuntas

0
2088

BANGGAI–Ahli waris Berkah Al Bakar mengklaim eksekusi lahan di Tanjung Sari, Kelurahan Karaton, Kecamatan Luwuk, Kabupaten Banggai, medio Mei 2017 lalu, belum tuntas.

Warga Tanjung Sari menyatakan menolak eksekusi tahap II lahan di Tanjung Sari, Kelurahan Karaton, Kecamatan Luwuk, Kabupaten Banggai, sejak Rabu (24/1) hingga saat ini. (Foto: Ist)

Dengan belum tuntasnya pengosongan lahan milik mereka itu, pihak ahli waris Berkah Al Bakar melalui kuasa hukumnya meminta kepada Pengadilan Negeri (PN) Luwuk untuk segera melakukan eksekusi tahap II.

“Kami sudah memasukan surat permohonan eksekusi lanjutan lahan Tanjung Sari di Pengadilan Negeri Luwuk,” ucap Kuasa Hukum Ahli Waris Berkah Al Bakar, Dr Abdul Salam SH MH, kepada Radar Sulteng, Kamis (25/1) kemarin.

Pengacara kondang asal Surabaya yang kala itu didampingi sahabat pengacaranya Bambang Djafar SH, dan salah seorang ahli waris mengatakan, berdasarkan hasil pemantauan di lahan Tanjung Sari, ternyata masih ada rumah yang belum terbongkar saat pelaksanaan eksekusi, medio Mei 2017 silam. Bahkan lanjut mereka, ada beberapa warga yang sengaja membangun kembali rumah yang telah dirobohkan di tempat yang sama. Sehingga berdasarkan hal tersebut, maka dia selaku kuasa hukum menegaskan akan kembali melakukan eksekusi lanjutan tahap II.

“Melihat kondisi di sana, maka kami harus melakukan eksekusi lahan lanjutan. Dan sekali lagi saya katakana kami sudah menyurat bahkan sudah melakukan rapat dengan apparat penegak hukum yakni Pengadilan Negeri Luwuk selaku ekskutor dan dibantu pengamanan personel dari polres Bangai serta TNI-AD, dalam hal ini Kodim 1308 Luwuk dan Kompi Luwuk,” tegasnya.

Ketika ditanyakan terkait laporan warga Tanjung yang merasa dirugikan dengan menyetor uang tunai kepada oknum kuasa hukum dan ahli waris saat eksekusi pertama dilakukan, Abdul Salim mengatakan, hal itu bukan urusannya. Sebab hal itu sudah masuk rana hukum, dimana korban telah membuat laporan polisi terkait hal tersebut.

“Silahkan saja jika ada masyarakat yang mau membuat laporan polisi terkait hal tersebut. Yang pasti pelaksanaan pengusuran tahap II tetap dilaksanakan,” tegasnya lagi.

Sementara dari pantauan koran ini di lokasi pengusuran, warga yang masih menempati lahan Tanjung Sari menyatakan menolak eksekusi tahap II dan akan melakukan perlawanan. Perlawanan pertama yang dilakukan dengan cara memblokir jalan masuk menuju lokasi dan membakar ban bekas. (stv)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here