SDC Morowali Rehabilitasi Karang yang Rusak

0
189

MOROWALI-Dalam rangka merehabilitasi karang yang rusak, anggota selam Sombori Diving Club (SDC) Kabupaten Morowali melaksanakan kegiatan transplantasi karang (tanam karang) di Desa Bungintende, Kecamatan Bungku Selatan belum lama ini.

Anggota SDC Kabupaten Morowali, saat melakukan transplantasi karang di bawah laut Desa Bungintende, Kecamatan Bungku Selatan belum lama ini. (Foto: Ist)

Dalam pelaksanaan transplantasi karang ini, bertujuan untuk membuat alam bawah laut di Desa Bungintende menjadi indah. Sebab, dari hasil survei anggota SDC laut di Desa Bungintende memiliki potensi wisata yang sangat menjanjikan dimasa depan.

Ketua SDC Kabupaten Morowali, Kasmudin, mengatakan, selain melaksanakan kegiatan transplantasi karang pihaknya juga ditunjuk Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Morowali dalam hal ini Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) untuk mendampingi mahasiswa Universitas Sebelas Maret (USM) Solo dalam melaksanakan program kerja di Desa Bungintende.

“Alhamdulillah, Pemerintah Morowali percaya dan sangat mendukung organisasi SDC Morowali ini dalam merawat dan mendukung potensi wisata yang ada di daerah yang sama-sama kita cintai ini. Dengan adanya kepercayaan ini, kami akan berupaya membantu Pemerintah Morowali dalam hal membuat potensi wisata yang ada di Morowali terkenal hingga ke penjuru dunia,”ungkapnya.

Dalam kegiatan mendampingi mahasiswa USM Solo untuk melakukan program kerja Pengembangan Desa Wisata Bahari Kawasan Konservasi Sombori ini yang berlangsung selama empat hari, SDC Morowali melaksanakan beberapa kegiatan. Diantaranya, penyuluhan biota dilindungi dan terancam punah kepada masyarat Desa Bungintende, survei potensi wisata, dan aksi bersih-bersih sampah di seputaran pantai dan lingkungan warga.

“Sudah banyak karang yang rusak, karena ulah oknum yang tidak bertanggung jawab. Tapi, kami akan berusaha merehabilitasi kembali karang yang telah rusak untuk menjadi lebih bagus lagi dengan melakukan transplantasi karang. Kami juga melatih kader konservasi desa, agar mereka mengetahui bagaimana cara melindungi karang dari kerusakan,”jelasnya.

Selain melatih kader konservasi desa agar menjaga keutuhan alam bawah laut, SDC Morowali bersama organisasi selam Brotherhood For Nature (BFN) juga memberikan masukan kepada masyarakat khususnya kepada nelayan yang ada di Desa Bungintende untuk bersama-sama merawat keindahan bawah laut.

“Potensi wisata di Desa Bungintende ini, sangat menjanjikan untuk masa depan. Jadi, kami minta jangan melakukan pemboman ikan, karena dapat merusak karang dan tentunya biota laut akan lari ke tempat lain untuk memcari tempat prrlindungan yang aman. Otomatis, kalau biota laut lari karena ulah oknum yang suka bom ikan para nelayan akan kesulitan untuk mencari ikan. Mudah-mudahan tiga tahun akan datang, karang yang kami tanam ini bisa tumbuh dan mengantikan karang yang telah rusak akibat terkena bom ini,”harapnya.(fcb)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here