Buaya Berkalung Ban Bergeser ke Barat

0
975

PALU – Buaya Berkalung Ban (B3) belum berhasil dievakuasi. Meskipun tim penyelamatan sudah melakukan berbagai cara untuk menangkapnya, tanpa melukainya sedikit pun.

Buaya berkalung ban saat berjemur di sekitar Reklamasi pantai Talise, Rabu (7/2). (Foto: Mugni Supardi)

Rabu (7/2), buaya ini kembali terlihat di sekitar areal reklamasi pantai Talise, Kecamatan Mantikulore, sekitar pukul 15.00 Wita. Kurang lebih satu jam lamanya dia mengapung-apung di pinggiran timbunan pulau mini tersebut.

Evakuasi B3 sendiri sejak kedatangan tim Jawa Pos Group Radar Sulteng dan Panji petualang sudah terhitung memasuki hari ke 18.  Penyelamatan reptil dilindungi ini akan terus dilakukan hingga benar-benar ban motor matic dapat dikeluarkan.

Dari pantauan Radar Sulteng juga siang kemarin, tim yang diketahui dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sulteng juga melakukan proses penyelamatan. Dengan menggunakan speed boat dan perahu katinting milik nelayan tim BKSDA menyisir dari sungai, muara hingga Teluk Palu.

Mereka juga memasang jaring saat mengetahui posisi si buaya, namun belum juga menuai hasil. Selain jaring, buaya juga diberi umpan itik yang sudah diikat dengan sebuah jerigen. Nantinya saat si buaya memakan itik itu, maka secara otomatis jerigen juga akan terbawa dan tim mengetahui dimana posisi dari buaya.

B3 sendiri juga kemarin setelah berjemur di sekitar reklamasi langsung “minggat” karena mungkin terganggu dengan para pemancing di sekitar lokasi itu. Bukannya berenang menuju ke muara sungai yang biasa dia lakukan, tapi si buaya menuju ke arat barat, seperti terlihat menuju kearah Kabupaten Donggala.

Selain itu, sekitar lima hari yang lalu juga salah seorang netizen memposting di salah satu media sosial berupa video yang memperlihatkan B3 naik ke daratan, tepatnya berdekatan dengan lokasi Kampung Kaili.

“Artinya kita belum menyerah. Kita tetap lakukan cara untuk bisa menyelamatkannya. Siapapun boleh membantu dan dipersilakan berpartisipasi,” kata Murtalib, Pimpinan Redaksi Radar Sulteng. (acm)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.