Hendak Kirim Sabu ke Buol, BNN Amankan Pasutri

0
218

PALU – Sepasang suami istri diamankan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Palu, karena diduga sebagai pengedar Narkoba jenis sabu-sabu.

BNN Kota Palu saat melakukan konferensi pers terkait penangkapan pasutri pengedar sabu. Kepala BNN Kota Palu, AKBP Sumantri memperlihatkan hasil penelitian laboratorium serta barang bukti yang turut diamankan, Kamis (8/2). (Foto: Safrudin)

Penangkapan terhadap pasangan suami istri (Pasutri) ini sendiri, sudah dilakukan sejak dua minggu yang lalu, namun baru disampaikan BNNK kepada wartawan, Kamis (8/2) kemarin.

Pasutri masing-masing Amirudin Amuja alias Unding serta Nurdiana Tangkudung alias Diana yang sudah ditetapkan sebagai tersangka ini, ditangkap saat hendak mengirim sabu-sabu ke Kabupaten Buol melalui jasa rental mobil. Bersama pelaku turut diamankan 13 paket plastik sabu seberat 12,26 gram.

Sabu 6 paket ditemukan dalam dos yang akan dikirim ke Buol, dan 7 paket di dalam tas tersangka Diana, yang hendak diedarkan di Kota Palu. Turut diamankan dari keduanya, sebuah timbangan digital,  sebuah pireks, serta beberapa barang bukti lainnya. “Kita penangkapan 25 Januari sekitar jam 5 sore. Tempatnya di Jalan Onta, Kelurahan Talise, dekat dari kantor kita ini,” kata Kepala BNN Kota Palu, AKBP Sumantri Sudirman.

Dari hasil pengembangan, diketahui, barang haram itu didapatkan kedua pelaku dari Kecamatan Tatanga. AKBP Sumantri juga menjelaskan, bahwa benar, Tatanga merupakan salah satu dari tiga wilayah yang menjadi zona merah peredaran narkoba di kota Palu.

“Dari pengakuannya, didapatkan dari Tatanga. Tatanga memang zona merah, termasuk Anoa dan Kayumalue,” katanya lagi.

Selain menjadi pengedar, BNN Kota Palu juga memastikan keduanya  positif sebagai pengguna. Saat ini, pasangan yang sudah memiliki 4 anak  ini, ditahan di Rutan milik BNN Provinsi Sulteng. AKBP Sumantri menegaskan, pihaknya akan terus  memburu seluruh jaringan pelaku agar target Kota Palu bebas Narkoba tahun 2018 bisa teralisasi. (saf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here