Sudah 4 Hari, Warga Banggai Hilang di Gunung

0
279

BANGGAI – Terhitung empat hari sudah, tim Basarnas Kabupaten Banggai bersama tim gabungan mapala asal Kota Luwuk dibantu masyarakat Desa Padungnyo, melakukan pencarian terhadap salah seorang warga Desa Padungnyo, Kecamatan Nambo, Kabupaten Banggai, yang hilang di pegunungan Jengket, Desa Sayambongin, Kecamatan Nambo.

Tima Basarnas dan pihak terkait bersama warga melakukan pencarian dilokasi hilangnya warga di Desa Padungnyo Kecamatan Nambo Kabupaten Banggai, Selasa (6/2/2018). (Foto: Humas Basarnas Palu)

Kristi Taiya alias tante Udu Atang (58) dinyatakan hilang, sejak Selasa (6/2) lalu, saat dia bersama suaminya, Rasman Mambuhu, menuju kebunnya yang terletak di pegunungan Jengket tersebut.

Menurut Rasman Mambuhu, suami Kristi Taiya kepada Radar Sulteng di lokasi pencarian, Jumat (9/2) sore kemarin, pada Selasa siang itu, dia bersama istrinya tersebut dari kampung bermaksud pergi ke kebun mereka yang terletak kurang lebih 7 kilometer. Dengan mengendarai sepeda motor, keduanya menuju kebun tersebut.

Dalam perjalanan menuju ke sana, tiba-tiba handphone milik Rasman bordering. Mendengar suara tersebut, Rasman pun mengangkatnya. Ternyata yang menelpon adalah anak Rasman dari istri pertamanya.

“Yang telpon saya adalah anak saya,” katanya.

Dalam pembicaraan tersebut, lanjut Rasman, sang anak lelaki itu meminta agar Rasman bisa mengantarkan sepeda motor yang dibawa, karena akan dipakai ke Luwuk. Setiba di lokasi perkebunan, sang istri pun diturunkan dan Rasman kembali ke kampung untuk mengantarkan sepeda motor dimaksud. Entah apa yang terjadi, karena hari itu hujan deras di Luwuk, sang anak lambat kembalikan sepeda motor sang ayah dan lambat pula menjemput sang istri.

Saat anaknya tiba di kampung, Rasman pun menjemput istrinya. Namun, sang istri tidak ditemukan di sana. Rasman pun melakukan pencarian dan mendapat informasi bahwa sang istri naik sepeda motor yang saat itu melintas di jalan setapak tersebut menuju ke tempat yang lebih tinggi lagi.

Merasa penasaran, lagi-lagi Rasman melakukan pengejaran. Namun hal itu tidak membuahkan hasil hingga malam hari. Melihat waktu yang sudah semakin malam dan sang istri tidak kembali, hebohlah di Desa Padungnyo bahwa salah seorang warga mereka hilang di atas pegunungan.

Mendengar hal tersebut, tim Basarnas dan tim pencarian lainnya, termasuk Kapolsek Kintom Nambo, Iptu Deki bersama personelnya melakukan pencarian. Tapi hingga Jumat sore kemarin, wanita berumur 58 tahun itu tak didapat. Sehingga pihak keluarga dan warga setempat menyatakan bahwa istri kedua Rasman Mambuhu hilang dibawa penghuni gunung Jengket. Hal itu dibuktikan dengan dilakukan ritual, sebagaimana yang disampaikan orang-orang pintar yang ada di desa tersebut.

Bupati Banggai, Herwin Yatim, Wakil Bupati Banggai, Mustar Labolo, Sekretaris Kabupaten Banggai, Abdullah Ali dan Kajari Banggai, Ramdhanu ikut pada acara ritual tersebut.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Banggai dan Wakil Bupati Banggai meminta kepada semua pihak untuk tetap terus melakukan pencarian hingga Kristi Taiya alias tante Udu Atang ditemukan.

“Kami sangat mengharapkan peran serta semua pihak untuk terus melakukan pencarian terhadap tante Udu Atang,” pintah kedua pimpinan daerah tersebut.

Sampai berita ini diturunkan, tim basarnas, tim mapala, personel polsek Kintom Nambo dibawah pimpinan kapolsek dan sejumah personel TNI serta masyarakat setempat masih berada di atas dan terus melakukan pencarian. (stv)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here