Di Eks RS Undata akan Dibangun RS Bertaraf Internasional

0
498

PALU– Sulteng bakal memiliki rumah sakit bertaraf internasional. Rumah sakit tersebut rencananya akan dibangun di bekas Rumah Sakit (RS) Undata Palu, jalan Suharso Palu, Kelurahan Besusu Barat, Kecamatan Palu Timur.

Rapat yang dipimpin Asisten B Elim Somba yang membahas rencana pelelangan pemanfaatan bekas RS Undata, kemarin (12/2). (Foto: Humas Pemprov Sulteng)

Kemarin (12/2) Pemprov Sulteng menggelar rapat yang membahas rencana pelelangan pemanfaatan bekas RS Undata untuk pembangunan rumah sakit bertaraf internasional. Rapat dipimpin Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Setdaprov Sulteng, B Elim Somba.

Rapat yang digelar di ruang rapat asisten dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Sulteng Reny Lamadjido, unsur Bappeda Sulteng, BPKAD, Dinas Pendapatan, Dinas Penanaman Modal dan P2TSP, serta beberapa OPD  terkait.

Asisten B Elim Somba mengatakan, rapat tersebut dilaksanakan untuk membahas pemanfaatan aset Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah khususnya aset bekas Rumah Sakit Undata di Jalan Suharso Palu. Dia menjelaskan, pemanfaatan aset tersebut sesuai dengan kebijakan pemerintah daerah juga harus dimanfaatkan pada bidang kesehatan atau pembangunan rumah sakit yang bertaraf internasional.

Pengelolaan rumah sakit bertaraf internasional tersebut diserahkan kepada pihak ketiga. Elim mengatakan, kebijakan pemerintah daerah ini dibuat dengan melihat kebutuhan masyarakat Sulawesi Tengah akan perlunya rumah sakit yang bertaraf internasional.

‘’Sehingga ke depan tidak perlu lagi masyarakat Sulteng berobat keluar negeri atau keluar daerah karena rumah sakit yang diharapkan akan dibangun pada aset pemerintah provinsi tersebut, yakni di bekas Rumah Sakit Undata Jalan Suharso,’’ katanya.

Dalam rapat Elim meminta kepada OPD terkait agar menyiapkan dokumen sesuai kewenangannya guna persiapan pelelangan pemanfaatan lokasi tersebut. Karena pemanfaatan aset pemerintah dilakukan pihak ketiga maka harus disiapkan dokumen dan tata caranya, supaya seluruh proses dan pelaksanaannya nanti sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku, dan tidak ada yang melanggar ketentuan hukum.

Elim mengatakan saat ini sudah ada beberapa investor yang bermohon untuk memanfaatkan bekas rumah sakit pemerintah tersebut.

Sejak pelayanan kesehatan dipindahkan ke RS Undata yang baru di Jalan Martdinata, kondisi bangunan RS Undata lama kini banyak yang sudah rusak. Dindingnya penuh coretan dengan cat. Bahkan menimbulkan kisah horor yang beredar di masyarakat di bekas rumah sakit itu.(sya/*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here