KPU Tetapkan Tiga Paslon di Donggala dan Parimo

0
558

DONGGALA–Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) dan KPU Kabupaten Donggala, telah menetapkan tiga pasang calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati (Wabup) di masing-masing daerah itu. Semuanya berasal dari paslon yang diusung oleh partai politik (parpol). Tak ada jalurindependen yang ditetapkan.

Ketua KPU Parimo menyalami para paslon Bupati dan WabupParimo yang dinyatakan lolos bertarung di Pilkada 2018, Senin (12/2). (Foto: Iwan Rusman)

Di Parimo, KPU menetapkan tiga paslon yaitu Samsurizal dan Badrun Nggai (Sabar), Amrullah Almahdali dan Yufni Bukundapu (Amin), Erwin Burase dan Rahmawati M Nur (Era Baru). Sedangkan dari calon perseorangan (independen) Anwar H Mohamad Saing SE dan Asrudin tidak memenuhi syarat (TMS).

“Anwar H Mohamad Saing SE dan Asudin, jumlah dukungan yang memenuhi syarat 19.792, dinyatakan tidak memenuhi syarat, “ungkap Ketua KPU Parimo, Amelia Idris, pada saat membacakan hasil pleno.

Sebelum dilaksanakan pleno, kata Amelia bahwa KPU telah melaksanakan beberapa tahapan sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan. Dimulakan dengan penyerahan dukungan bagi calon perseorangan. Sesuai dengan tahapan dimulakan tahapan penyerahan dukungan bakal calon perseorangan pada 25 Desember 2017.

Dalam hal ini terdapat dua pasang dari perseorangan. Keduanya adalah paslon Haris Lasimpara berpasangan dengan Jabrik Petarola, dan Anwar H Muhamad Saing bersama Asrudin.

Kemudian ditahapan pendaftaran paslon pada 8 sampai 10 Januari 2018, paslon yang mendaftarkan diri empat pasang, sesuai nomor urut pendaftaran, yang pertama adalah paslon Sabar, kedua Anwar H Muhamad Saing dan Asrudin.

Kemudian pasangan Era Baru, sedangkan yang keempat adalah pasangan Amin. Setelah itu dilakukan lagi tahapan penelitian administrasi syarat calon pada 11 Januari sampai 12 Februari 2018. “Penelitian administrasi syarat calon memang cukup lama. Semua tahapan telah kami lalui bersama,” bebernya.

Amelia Idris mengatakan, setelah penetapan paslon akan mengikuti pengundian nomor urut di kantor KPU. Rencananya pengundian tersebut akan dilaksanakan Selasa (13/2), pukul 14.30 wita.

Para paslon hadir dengan mengenakan baju adat serta menyertakan tim kampanye sebanyak 25 orang. Juga partai pengusung masing-masing paslon.

Sedangkan di Donggala, KPU menetapkan tiga paslon. Pertama, paslon incumbent Kasman Lassa – Mohammad Yasin. Kedua, paslon Vera Elena Laruni – Taufik Burhan. Ketiga paslon drg Anita B Nurdin – Abdul Rahman ST. Usai penetapan, hari ini Selasa (13/2) akan dilakukan pengundian nomor urut. Pengundiannya, akan dilaksanakan di salah satu gedung serba guna di Kelurahan Tanjung Batu.

“Tadi telah kita tetapkan siapa saja Paslon Bupati dan Wakil Bupati Donggala yang menjadi peserta Pilkada. Para LO maupun jajaran pengurus partai juga hadir,” kata Ketua KPU Donggala, Moh Saleh, didampingi empat komisioner KPU.

Terkait paslon dari jalur perseorangan, menurut Komisioner Divisi Teknis, Tazkir Suleman, tiga dari empat paslon yang menggunakan jalur perseorangan dinyatakan Tidak memenuhi Syarat (TMS). Hal itu berdasarkan hasil rekapitulasi jumlah dukungan yang telah dilakukan KPU. Ketiganya menurut Tazkir tidak memenuhi standar minimal jumlah dukungan sebesar 19.608. “Salah satu contohnya paslon Idham pagaluma – Mohammad Yasin Lataka yang jumlah dukungannya hanya sekitar 17 ribu lebih. Sedangkan paslon lainnya di bawah jumlah tersebut,” sebut Tazkir.

Lebih lanjut kata Tazkir, satu paslon yaitu Tema Muhammad – Rusli Zamzami Said belum bisa ditetapkan oleh KPU karena berkasnya belum selesai diverifikasi. Hal itu berawal dari gugatan paslon Tema Muhammad kepada KPU sehingga harus dilakukan musyawarah penyelesian sengketa Pilkada oleh Panwaslu Kabupaten Donggala. “Pada akhirnya Panwaslu membuat keputusan sehingga KPU harus menerima berkas paslon Tema Muhammad – Rusli Zamzami Said untuk diproses. Berkas perbaikan syarat dukungan paslon itu masuk pada 6 Februari lalu,” katanya.

Selanjutnya kata Tazkir,  berdasarkan petunjuk dari KPU RI, Paslon Tema Muhammad diberi kesempatan untuk diproses berkasnya meskipun sudah memasuki tahapan penetapan calon. Menurut Tazkir, sejak 9 Februari lalu KPU melalui PPS melakukan verifikasi faktual dan akan berakhir pada 14 Februari mendatang. Selanjutnya kata Tazkir, 15 Februari akan dilakukan rekapitulasi di tingkat kecamatan. “Setelah itu akan dilakukan rekapitulasi di tingkat kabupaten pada 16 Februari. Nanti kita akan lihat hasilnya,” ungkapnya.

Tazkir menambahkan, apabila paslon Tema Muhammad dan Rusli Zamzami Said dinyatakan memenuhi syarat dan lolos, maka proses selanjutnya akan ditetapkan sebagai Paslon yang akan menjadi peserta Pilkada. “Kalau mereka lolos, sudah pasti nomor urutnya adalah 4. Karena nomor urut 1 sampai 3 sudah pasti diambil oleh paslon yang kita baru tetapkan tadi,” tambahnya.(iwn/ujs)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here