Penyebar Berita Hoax Bupati Tolitoli Dipolisikan

0
881

PALU-Masyarakat Kabupaten Tolitoli yang tergabung dalam Koalisi Rakyat Anti Korupsi (KRAK) Provinsi Sulteng, melaporkan dugaan tindak pidana pelanggaran undang-undang informasi dan transaksi elektronik yang dilakukan akun media sosial Facebook Melvin Pontoh kepada Polda Sulteng, Senin (12/2) kemarin.

Masyarakat Tolitoli yang tergabung dalam Koalisi Rakyat Anti Korupsi (KRAK) Sulteng usai dimintai keterangan oleh tim penyidik Krimsus Polda Sulteng dalam laporannya terkait pelanggaran undang-undang ITE. (Foto: Wahono)

Seorang pelapor, Harsono Bereki, menjelaskan berdasarkan bukti permulaan terlampir bahwa telah terjadi suatu perbuatan melawan hukum yang diduga merupakan tindak pidana pelanggaran UU ITE pasal 28 ayat 1 yang dilakukan oleh terlapor atas nama akun FB Melvin Pontoh dengan menyebarkan berita hoax perjalanan keluar negeri Bupati Tolitoli Moh Saleh Bantilan.

“Akun bernama Malvin Pontoh ini pertama kali menyebutkan soal perjalanan dinas Bupati Tolitoli, usai sedang hangatnya perbincangan kisruh Bupati dan Wabup Tolitoli muncul. Disebutkan disitu bahwa Bupati lebih banyak ke luar negeri ketimbang bertugas di Tolitoli, dan kelihatan sekali orang Tolitoli pengecut dan tidak berani walau sudah tau dizolimi oleh Bupatinya,” katanya, usai menandatangani BAP di Unit Krimsus Polda Sulteng.

Harsono, menjelaskan berita tersebut sangat bertentangan dengan penjelasan Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kemendagri Soni Sumarsono, dimana kepergian ke luar negeri Bupati Tolitoli dinyatakan benar, namun dalam rangka berobat sakit hidung, menggunakan waktu libur yaitu Sabtu dan Minggu dan dinyatakan sudah sebagai hak Bupati.

“ Pernyataan Dirjen Otda sesuai data dari Imigrasi dilakukan Sabtu dan Minggu, ini menandakan bahwa tuduhan Melvin Pontoh yang menyebutkan Bupati Tolitoli berada lama di luar Negeri adalah hoax,” jelasnya. Dirinya menyatakan ketakutan, persoalan kisruh Bupati dan Wabup akan meluas dan tidak akan selesai bila akan bertambah terus persoalan di wilayah Tolitoli.

Didampingi ketiga rekannya, Harsono, meminta agar Polda Sulteng secepatnya dapat menangkap pemilik akun Melvin Pontoh, karena telah dinyatakan menyebarkan berita bohong kepada publik melalui FB. “ Akun FB itu tidak palsu, karena pemilik akun ini saat ada yang komentar menantang bahkan sering menampakkan diri dengan video live di FB, dan menunjukkan alamat rumahnya yang berada di Medan,” tambahnya.(who)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.