Soal Fee 15 Persen, Bupati Morut akan Polisikan Wabup

0
619
Bupati Morowali Utara, Aptripel Tumimomor. (Foto: Wahono)

PALU – Bupati Morowali Utara (Morut) Aptripel Tumimomor menanggapi kegaduhan yang dilakukan oleh wakilnya Moh Asrar Abd Samad yang menuding tidak melakukan bagi hasil proyek atau fee 15 persen.

Akibat tudingan tersebut, Bupati Atripel bersama dengan kuasa hukum akan melaporkan kasus tersebut ke Reskrim Polda Sulteng. Pihaknya, menduga ada oknum yang mengatasnamakan Bupati soal pernyataan Wabup terkait fee proyek.

‘’Dengan alasan itulah saya akan melaporkan ke Reskrim Polda Sulteng  untuk meminta pertanggung jawaban dia (Wabup, red). Karena siapa tau ada oknum yang mengatasnamakan saya sebagai Bupati dan minta fee proyek. Masalah ini yang harus ditelusuri aparat. Sebab tidak ada proyek yang bisa dilaksanakan apabila dipotong fee begitu banyak,’’ ungkapnya kepada sejumlah awak media saat menghadiri Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Provinsi Sulteng, Senin (13/2).

Aptripel menjelaskan, untuk pengrusakan yang dilakukan Wabup masuk dalam ranah pemerintah sekretariat dengan kerugian yang sudah dilakukan saat kisruh tersebut.

Menurut Aptripel, semua tugas sudah diberikan oleh pemerintahan dan tugas Wabup adalah dalam hal pengawasan sesuai tupoksi yang diberikan.

“Kalau dirinya (Wabup) mau melaporkan hal ini kepada Mendagri itu haknya,” tegasnya.

Aptripel mengaku, dirinya telah bertemu dengan Gubernur Sulteng Drs H Longki Djanggola. Jika memang persoalan tersebut ditempuh untuk damai, ia  bersedia. Menurutnya, hubungan Bupati dan Wabup tidak ada masalah, apabila melakukan tugasnya sesuai tupoksinya, karena untuk persoalan proyek yang mengaturnya adalah dinas yang terkait. ‘’Saya hanya jadi wasit saja,” ujar Aptripel.

Masih menurut Atripel, kemungkinan ada hal-hal yang dianggap Wabup tidak begitu pas. Misalnya statement yang dikeluarkan oleh anggota legislatif yang mengatakan tidak ada keharmonisan antara Bupati dan Wabup, Atripel tidak bisa berkomentar, sebab dirinya tidak begitu paham.

‘ Kalau soal itu, anggota legislatiflah yang paham,” tukasnya. (who)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.