Tim Gabungan Polri Sukses Evakuasi Hiu Raksasa di Pulau Sombori

0
467
Tim gabungan Polri bersama club selam, saat mengevakuasi Hiu Paus di Pulau Sombori, Kecamatan Menui Kepulauan, Kabupaten Morowali belum lama ini. (Foto: Ist)

MOROWALI – Tim gabungan Polri yang terdiri dari Polda Sulteng dan Polres Morowali serta bekerjasama dengan lembaga diver yaitu Pink Ladies Diver (PLD), Persatuan Olahraga Selam se-Indonesia (Posisi) dan Sombori Diving Club (SDC) Kabupaten Morowali, akhirnya berhasil mengevakuasi ikan hiu raksasa yang terjebak dalam laguna di balik gugusan Pulau Sombori, Kecamatan Menui Kepulauan.

Hal tersebut diungkapkan Kapolres Morowali, AKBP Edward Indharmawan Eka Chandra saat menggelar konferensi pers, Senin (19/2). Dia menjelaskan, bahwa pihaknya memulai mengevakuasi hiu raksasa atau Whale Shark itu pada Minggu 18 Februari 2018 lalu.

Pihaknya beserta aparat Polda Sulteng dan Mabes Polri serta tiga lembaga selam, berhasil mengeluarkan hiu paus dari laguna Pulau Sombori hanya dengan waktu satu jam. Dengan menggunakan teknis khusus, mereka berhasil mengeluarkan hiu raksasa tersebut dari dalam laguna yang telah mengurungnya kurang lebih dua minggu lamanya.

“Kami sangat senang sekali, bekerjasama dan dibantu Pink Ladies Diver, yang dibentuk istri Kapolri ibu Tito Karnavian. Kami berhasil mengevakuasi hiu raksasa itu hanya kurun waktu satu jam. Secara pribadi saya bangga, karena telah menolong nyawa hiu raksasa yang dikategorikan hewan yang dilindungi, dan terancam punah,”ungkapnya.

Ditambahkannya, keberhasilan mengeluarkan hiu raksasa pemakan plankton dari dalam laguna di balik gugusan Pulau Sombori ini pihaknya mengimbau kepada seluruh masyarakat khususnya para nelayan untuk tidak melukai bila melihat ikan jenis hiu raksasa di seputaran Pulau Sombori.

“Untuk ukuran hiu raksasa yang berhasil kami evakuasi dari dalam lagoon (laguna, red) Pulau Sombori, kurang lebih empat meteran-lah. Kalau dilihat dari bentuk hiu raksasa itu, seperti masih ada lagi yang lebih besar dari hiu raksasa yang berhasil kami evakuasi,”jelasnya.

Sementara itu, ketua SDC Morowali Kasmudin mengungkapkan, rasa bangganya telah berhasil mengeluarkan spesies bernama latin Rhincodon Typus dari dalam laguna yang mengurungnya. Pihaknya mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh patner, khususnya pada tim gabungan Polri yang telah berjasa menyelamatkan hewan yang terancam punah itu dari kematian.

“Kalau semakin lama dibiarkan hiu raksasa itu terjebak di dalam lagoon (laguna, red), maka risiko kematiannya akan semakin besar. Karena dalam lagoon itu, stok makanan untuk hiu raksasa ini sangat kurang, bahkan tidak ada. Tapi Alhamdulillah, berkat kerjasama yang baik sekitar pukul 17.00 wita, kami berhasil menggiring keluar hiu raksasa tersebut ke laut lepas, “ujarnya.(fcb)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.