Bhabinkamtibmas di Marawola Rela Bonceng Mayat

0
531
Bhabinkatibmas Polres Sigi, Bripka Rizal saat membonceng jenazah warga Desa Wawujai, Kecamatan Marawola Barat, Kabupaten Sigi menuju ke kediamannya, usai nyawanya tidak dapat tertolong setelah menenggak racun rumput. (Foto: Polres Sigi)

SIGI – Kapan pun dan dimana pun anggota Polri dituntut untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat. Hal ini pula yang ditunjukkan, Bhayangkara Pembina Kamtibmas (Bhabinkamtibmas) Polres Sigi, yang memberikan pelayanan berupa mengantar jenazah warga di daerah terpencil, menggunakan sepeda motor.

Jenazah ini, terpaksa harus dibonceng menggunakan sepeda motor dinas milik Bhabinkamtibmas, dikarenakan tidak ada ambulans bahkan roda empat yang tidak mampu untuk menembus medan menuju desa tujuan. Jenazah almarhum Niana (21), yang berprofesi sebagai ibu rumah tangga ini, dibonceng oleh Bhabinkamtibmas, atas nama Brigadir Kepala (Bripka), Rizal.

Rizal tidak sendiri. Dia dibantu oleh tiga Bhabinkamtibmas lainnya, yakni Brigadir Yani Soelo, Bripka Nyoman Suyasa serta Briptu Ahmad Dedi Utomo, yang turut mengawal jenazah tersebut hingga ke desa tujuannya, yakni Desa Wawujai, Kecamatan Marawola Barat, Kabupaten Sigi. “Mereka membantu warga dengan mengantarkan jenazah, hingga sampai ke rumah duka,” ungkap Kapolres Sigi, AKBP Agung Kurniawan, ditemui di Mapolda Sulteng.

Menurutnya, hal serupa baru kali ini terjadi di wilayah Kecamatan Marawola. Adapun hal tersebut terjadi karena akses jalan menuju ke desa tersebut hanya bisa dilalui satu sepeda motor saja. Sementara untuk jarak lokasi desa tersebut kurang lebih memakan waktu 6 sampai 7 jam.

Sementara itu Bripka Rizal yang membawa dan membonceng korban kepada media ini menceritakan, bahwa korban sebelumnya sudah menginap satu malam di Puskesmas Dombu usai diantarkan dari Rumah Sakit Tora Belo Sigi. Melihat tidak ada ojek yang mampu membawa jenazah, Bripka Rizal pun berinisiatif untuk membawa janazah menggunakan kendaraan dinas miliknya.

Ia mengaku dalam perjalan agak kesulitan karena medan yang ditempuh cukup sulit. Ditambah lagi dalam perjalanan menuju rumah duka mendapat hambatan sejumlah pohon tumbang.  “Kurang lebih ada tiga titik pohon tumbang di jalan. Namun berkat bantuan masyarakat yang ikut mengantar, semua bisa diatasi bersama,” terang Bripka Rizal yang juga merupakan mantan anggota Bhabinkamtibmas di Kacamatan Pipikoro.

Berkat pengalaman selama bertugas di Kecamatan Pipikoro, Bripka Rizal bersama masyarakat pun berhasil mengantar jenazah ke rumah duka di Desa Wawujai Kecamatan Marawola Barat. Jenazah pun sudah disambut oleh pihak keluarga, untuk segera dilakukan pemakaman.  “Kami berangkat dari pukul 11.00 wita sampai di sana kurang lebih pukul 15.00 wita, Minggu (4/3),” pungkasnya.

Untuk diketahui, Niani sendiri, sempat mendapat perawatan, namun akibat racun rumput yang diminum begitu banyak, membuat nyawanya tidak dapat tertolong. Kabid Humas Polda Sulteng, AKBP Hery Murwanto mengapresiasi apa yang dilakukan Bhabinkamtibmas di wilayah Sigi tersebut. “Apa yang dia tunjukkan itu memang sesuai apa yang diperintahkan pimpinan, bahwa Bhabinkamtibmas harus selalu mendarma baktikan diri pada masyarakat dengan iklas,” jelasnya.

Dia pun berharap, apa yang dilakukan para Bhabinkamtibmas di wilayah Sigi, itu dapat menjadi contoh dan motivasi anggota lain, untuk lebih bisa berbuat demi masyarakat. (ndr/agg)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.