Polisi Masih Selidiki Penyebab  Kebakaran Asrama Brimob

0
413

PALU – Meski membakar habis delapan rumah dinas anggota Brimob, tidak ada satupun senjata ataupun amunisi yang turut terbakar dalam kejadian itu. Penyelidikan sendiri masih terus dilakukan untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran tersebut.

Sisa-sisa dari kebakaran yang menghanguskan delapan unit rumah dinas Brimob Polda Sulteng, Selasa (6/3). (Foto: Ilham Nusi)

Kapolres Palu, AKBP Mujianto mengatakan, hingga kini penyelidikan masih dilakukan, meski olah TKP sudah dilakukan pihak Inafis. Dirinya pun menerangkan, tidak menutup kemungkinan sumber api berasal dari kompor yang berada di dapur rumah milik Bripka Arif Nurianto.

“Sebagian asrama tersebut dalam keadaan kosong karena ditinggalkan oleh pemiliknya tugas BKO. Dan memang tidak ditemukan senjata milik anggota yang ikut terbakar,” ungkapnya, Rabu (7/3) kemarin.

Sementara Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Palu, Musliman Malappa, menyampaikan, dalam proses pemdaman dengan menurunkan tujuh unit Mobil Damkar, berhasil menyelamatkan tujuh petak asrama, meski ada delapan asrama yang tidak dapat diselamatkan.

“Waktu pemadaman tidak ada ledakan yang terdengar, semua berjalan dengan aman. Dan petugas di lapangan juga tidak melihat adanya senjata ataupun alat Negara lainnya yang ikut terbakar,” katanya.

Sebelumnya diberitakan, delapan unit rumah dinas (Rumdis) di asrama Brimob Polda Sulteng, Kelurahan Mamboro, ludes dilalap si jago merah. Api sendiri, diduga berasal dari kompor gas di rumah salah satu anggota di kompleks asrama tersebut.

Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 12.00 wita itu, mengagetkan seluruh personel Brimob yang berkator di gedung tidak jauh dari asrama tersebut. Menurut warga yang tinggal disekitar lokasi kebakaran, api dengan cepat membesar dan langsung merambat ke rumah tinggal lainnya.

Sekitar pukul 12.30 wita mobil pemadam kebakaran dari Pemkot Palu sebanyak 5 unit dan 1 unit dari Kantor Camat Tawaeli tiba di TKP kebakaran dan langsung melakukan pemadaman terhadap api. Pada pukul 14.40 wita api secara keselurahan berhasil dipadamkan.

Kemudian pada pukul 14.45 wita tim Inafis dari Polda Sulteng langsung melakukan olah TKP. Nampak pula Kapolda Sulteng, Brigjen Pol Ketut Argawa yang baru pulang menghadiri upacara penutupan pendidikan di SPN Labuan Panimba, langsung meninjau lokasi kebakaran. (who)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.