Fakultas Hukum Untad Larang Mahasiswa Bawa Bingkisan untuk Dosen

0
354

PALU– Menindaklanjuti kerjasama Universitas Tadulako (Untad) dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam pembentukan karakter dan anti korupsi, Dekan Fakultas Hukum Untad, Dr H Sulbadana SH MH melarang mahasiswa untuk membawa bingkisan ataupun tentengan saat melangsungkan ujian proposal maupun skripsi.

Ilustrasi (@share.america.gov)

Hal ini secara tegas disampaikan Sulbadana maraknya pemberian kepada para dosen penguji. Kerja sama yang dibangun sejak kunjungan KPK di Untad, sekitar dua tahun lalu ini, Sulbadana mengatakan, bingkisan atau tentengan dalam bentuk apapun bukanlah kewajiban mahasiswa.

Diakuinya, kebiasaan ini sepertinya sudah dijadikan budaya yang harus dihilangkan. “Kebiasaan ini bertentangan dengan kepribadian Bangsa Indonesia yang berlandaskan Pancasila yang anti terhadap korupsi,” sebutnya.

Imbauan ini akan kembali disampaikan Sulbadana jika pemberian bingkisan atau tentengan dalam bentuk apapun kembali dilakukan oleh mahasiswa. Menurutnya, hal itu tidak wajib karena tidak ada ketentuan pelaksanaan ujian atau seminar proposal yang mewajibkan mahasiswa untuk membawa bingkisan atau tentengan dalam bentuk apapun.

“Kecuali mungkin sekadar minuman atau aqua. Dalam pandangan KPK, hal itu dipandang  sebagai gratifikasi sehingga kami yang menyambut baik imbauan itu untuk mengingatkan kepada mahasiswa,” jelasnya.

Kepemimpinan Sulbadana sebagai Dekan Fakultas Hukum Untad, banyak melakukan perubahan, dari segi pembangunan maupun sistem dalam akademik. Baginya, banyak kebiasaan negatif yang harus dikikis dan dihilangkan secara perlahan. “Saya imbau kepada semua mahasiswa agar taat aturan dan sekali lagi untuk tidak memabawa tentengan untuk dosen,” sebutnya. (jcc)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.