Ribuan Mahasiswa Untad Angkatan 2011 Terancam DO

0
528

PALU – Universitas Tadulako kembali memberikan ultimatum kepada 2.600 mahasiswa angkatan 2011 yang terancam drop out (DO). Ribuan mahasiswa Untad ini, akan di-DO dari kampus, jika pada 30 Juni 2018 mendatang, tidak juga menyelesaikan masa kuliah.

Gedung Rektorat Universitas Tadulako. (Foto: Humas Untad)

Dari angka itu, tercatat sebanyak 927 mahasiswa berstatus aktif dan 1.673 tidak aktif. Rektor Untad, Prof H Muhammad Basir dikonfirmasi terkait hal tersebut, membenarkan rencana DO terhadap ribuan mahasiswa angkatan 2011 yang belum menyelesaikan studinya. “Hal itu berarti, pada 1 Juli 2018 atau hari pertama tahun kedelapan, mahasiswa angkatan 2011 dinyatakan tidak terdaftar lagi sebagai mahasiswa Untad,” jelasnya.

Pemberhentian itu dilakukan secara otomatis oleh sistem karena masa studi yang sudah melewati batas. Untuk itu, Rektor Untad, Prof H Muhammad Basir menyarankan, kepada para mahasiswa angkatan 2011 segera berkonsultasi dengan program studi dan fakultas masing-masing dalam rangka  penyelesaian studi.

“Dalam masa satu semester ini, mahasiswa angkatan 2011 yang SKS (Sistem Kredit Semester) di bawah 120, belum melaksanakan KKN dan seminar proposal, maka studinya tidak dapat diselesaikan,” tegas Basir.

Sebab menurut Rektor, sistem DO yang diterapkan oleh PTN dengan lama studi maksimal tujuh tahun, tidak mampu diikuti oleh mahasiswa bersangkutan, langkah terbaik dianjurkan agar segera mengurus kepindahannya ke perguruan tinggi lain sehingga harapan orang tua agar anaknya dapat meraih gelar sarjana dapat diwujudkan.

Adapun rincian mahasiswa yang terancam DO, masing-masing terdiri dari 747 mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), 334 dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), 228 dari Fakultas Ekonomi (Fekon), 292 dari Fakultas Hukum (Fakum), 177 dari Fakultas Pertanian (Faperta), dan 384 mahasiswa dari Fakultas Teknik (Fatek).

Selanjutnya, 88 mahasiswa Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), 127 mahasiswa Fakultas Kehutanan (FHUT), satu mahasiswa dari Fakultas Kedokteran (FK), 13 mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM), dan 70 mahasiswa Fakultas Peternakan (FP). Untuk Program Pascasarjana, terdapat 139 mahasiswa, masing-masing 10 dari Program Doktoral Ilmu Pertanian dan 129 dari program magister di sejumlah prodi. (cr1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.