Debat Kandidat di Donggala Dinilai Gagal

0
885
Debat kandidat yang berlangsung di gedung Oasis, Sabtu (31/3). (Foto: Istimewa)

DONGGALA–Debat kandidat Paslon Pilkada Donggala yang berlangsung di gedung Oasis Kelurahan Tanjung Batu, Sabtu (31/30) kemarin dinilai gagal. Debat kandidat yang dihadiri ratusan simpatisan dari semua Paslon tersebut tak berjalan dengan tertib.

Pantau Radar Sulteng malam itu, suasana debat kandidat berlangsung dengan penuh gemuruh teriakan dari masing-masing pendukung paslon. Bahkan suara dari kandidat yang melakukan debat nyaris tak terdengar akibat sejumlah pendukung berteriak sembari meneriakan yel-yel jagoannya. Hingga debat berakhir, para pendukung tak henti-hentinya berteriak dan berdiri sambil memegang poster jagoannya.

Hal itu mendapat sorotan dari politisi sejumlah parpol pengusung. Salah satunya politisi dari partai PPP, Namrud Mado. Namrud menyesalkan, penggunaan peralatan sosund sistem yang dinilai tidak maksimal. “Jangan-jangan sound yang digunakan itu sound pesta yang include dengan sewa gedung ini,” katanya.

Debat kandidat kali ini juga disesalkan oleh politisi dari partai Hanura, Ikbal Kono. Dia menilai penataan antara tamu undangan dan pendukung kurang tepat. Kata Ikbal, baiknya pendukung ditempatkan di bagian depan namun yang terjadi malah sebaliknya. “Tapi untungnya banyak kursi kosong di bagian depan sehingga kami agak leluasa untuk melihat kandidat di depan,” katanya.

Rasa kecewa juga disampaikan oleh masyarakat yang menonton layar tancap di luar gedung karena live streaming kurang maksimal. “Pentonton teriak—teriak karena siaran langsungnya takancing-kancing,” ungkap warga setempat, Alam dan Samsir.(ujs)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.