Daya Saing Sulteng di Urutan Ke-12 Nasional

0
137

PALU – Gubernur Sulteng H Longki Djanggola yang juga ketua Badan Koordinasi Kerja Sama Pembangunan Regional Sulawesi (BKPRS) mengatakan, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di kawasan regional Sulawesi masih perlu ditingkatkan.

Dalam sambutannya pada acara Musrenbang Regional Sulawesi di Provinsi Gorontalo, Selasa (3/4), Longki mengatakan pembangunan mutu modal manusia yang direfleksikan melalui indikator IPM di kawasan regional Sulawesi pada tahun 2016 cukup bervariasi.

Dia menyebutkan IPM di Provinsi Sulawesi Utara 71,05 poin, Sulawesi Selatan 69,76 poin, Sulawesi Tenggara 69,31 poin, Sulawesi Tengah 67,47 poin, Gorontalo 66,29 poin, dan Sulawesi Barat 63,60 poin. Sedangkan IPM nasional sebesar 70,18 poin.

‘’Hampir semua daerah di pulau Sulawesi IPM-nya lebih rendah dibanding dengan IPM nasional kecuali Sulawesi Utara. Hal ini menuntut kita semua untuk memprioritaskan pembangunan manusia di Pulau Sulawesi,’’ terangnya.

Longki juga menyampaikan daya saing setiap provinsi di kawasan regional Sulawesi masih perlu terus ditingkatkan untuk dapat sejajar dengan daya saing provinsi di Pulau Jawa dan Pulau Sumatera. Berdasarkan publikasi national university of Singapore, pada tahun 2017 peringkat daya saing Sulawesi Selatan berada di urutan ke-8, Provinsi Sulawesi Tengah di urutan ke-12, Provinsi Sulawesi Utara di urutan ke-17, Provinsi Gorontalo di urutan ke-19, Provinsi Sulawesi Tenggara di urutan ke-23, dan Provinsi Sulawesi Barat di urutan ke-28 dari 33 provinsi yang disurvei.

‘’Dengan kondisi ini perlu menjadi perhatian dan pemikiran  kita bersama, sekaligus dapat menjadi agenda pembangunan kita ke depan di Sulawesi,’’ harap Ketua BKPRS.

‘’Pulau Sulawesi harus mampu membangun daya saing ekonomi dengan memfokuskan pada pembangunan daya saing berbasis keunggulan kompetitif, melalui pembangunan sumber daya manusia, peningkatan daya saing dan penguatan infrastruktur,’’ tambahnya. (awl/*)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here