Destinasi Wisata Air Terjun Talokan Buol Terlantar

0
277
Potongan kayu dan ranting pohon melintang di bawah air terjun, tempat mandi. (Foto: Rustam)

BUOL-Destinasi wisata alam air terjun Talokan yang terletak di Desa Talokan Kecamatan Gadung Kabupaten Buol, yang sebelumnya ramai dikunjungi dan menjadi primadona warga kini mulai sepi. Pasalnya, kondisi tempat dianggap sudah tidak memadai untuk dijadikan tempat rekreasi pada hari-hari libur alias tidak dipelihara dengan baik.

Sedimem lumpur dan batang pohon berserakan di mana-mana. Begitu juga fasiltas bangunan di area itu mulai dikelilingi rumput belukar tanpa dibersihkan. “Kami merasa prihatin melihat obyek wisata ini yang sudah lama kurang mendapat perhatian pemerintah kabupaten, utamanya dinas teknis, ” ungkap Sumarno, salah seorang tokoh masyarakat Gadung, kepada Radar Sulteng, Selasa (3/4).

Menurutnya, tempat wisata ini sebelumnya banyak didatangi warga dari berbagai desa yang mengisi hari libur sambil mandi menikmati air terjun dari atas pegunungan. Karena tempatnya yang strategis, berada di depan poros jalan tran Sulawesi. Namun setelah sekian tahun tidak diperhatikan dinas teknis sehingga warga yang biasanya ramai setiap hari libur berkurang, bahkan sama sekali tidak ada.

Tidak efektifnya perhatian pemerintah setempat untuk mengelola obyek wisata andalan berdampak pada usaha-usaha warung dan penghasilan warga lainnya menurun drastis.  “Kalau dikelola dengan baik tempat ini, pasti menguntungkan warga di sekitar untuk menjual makanan dan minuman kepada setiap pengunjung yang dating, ” ujar Sumarno

Dia berharap, kiranya dinas teknis dalam hal ini Dinas Pariwisata memperhatikan obyek wisata ini untuk menata kembali tempat tersebut, agar setiap pengunjung merasa nyaman dan terkesan.

Kadis Pariwisata, Nuraini MP Ali, mengatakan dinas teknis akan terus berupaya untuk melakukan perbaikan dan penambahan tempat wisata alam maupun bahari. Hanya saja keterbatasan anggaran yang tersedia sehingga sebagian saja obyek wisata dilakukan, penambahan bangunan fasilitas sekaligus penataan. Namun tidak menuntup kemungkinan tahun ini jika ada penambahan anggaran pasti seluruh destinasi unggulan akan diperbaiki. “Kami dari dinas tetap berupaya untuk melakukan penataan dan perbaikan tempat rekreasi warga, agar mendapatkan hasil yang memuaskan bagi daerah dan masyarakat sekitar, “tandas Nuraini.(tam)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.