Bupati Sigi: Sudah Dilarang, Pabrik Aspal Tetap Saja Membangun

0
850
Bangunan Pabrik AMP milik PT Berkat Maribe Jaya, yang terletak di Desa Sunju, Kecamatan Marawola, Kabupaten Sigi, Selasa (10/4). (Foto: Nendra Prasetya)

SIGI – Terkait adanya perusahaan atau pabrik aspal  yang tidak mengantongi izin di wilayahnya, Bupati Sigi pun angkat bicara terakit hal tersebut.

Bupati Sigi Mohamad Irwan Lapatta mengatakan, dalam pembangunan awal Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sigi melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) telah melarang pembangunan pabrik tersebut. Pelarangan itu disertai dengan tidak dikeluarkannya izin membangun oleh Pemkab Sigi.

Namun perusahaan yang kini beranama PT Berkat Meriba Jaya itu, terus melakukan pembangunan hingga selesai tanpa menghiraukan imbauan pelarang membangun oleh Pemkab Sigi.

Bupati menyampaikan, bahwa pelarangan itu dilakukan karena lokasi pembangunan pabrik, merupakan lahan pertanian basah. Sehingga untuk pembangunan pabrik di atas lahan tersebut sama sekali tidak diperbolehkan, dan bukan peruntukannya. Apa lagi tanpa mengantongi izin dari pemerintah.

“Dari awal kami sudah melarang pembangunan tersebut. Bukan kami tidak ingin daerah ini maju, namun tetap harus berpatokan pada aturan,” jelas Bupati Mohamad Irwan.

Bupati Sigi sangat mendukung program Pemerintah Pusat mau pun Pemerintah Provinsi, terkait pembangunan daerah. Akan tetapi setiap pembangunan kata Irwan, semua harus melalui proses terutama izin dalam membangun.

Melihat adanya permasalahan ini, Bupati Sigi meminta agar pihak kepolisian selaku aparat penegak hukum bisa bertindak. Karena hal ini menurutnya, sudah masuk dalam pelanggaran dalam membangun.

“Ini sudah menjadi tugas kepolisian, untuk menindak perusahaan tersebut. Dan saya meminta agar pihak kepolisian bisa bertindak secara adil dan benar,” tegas Irwan.

Sementara Dirrektur PT Berkat Meriba Jaya yang coba dikonfirmasi Selasa (10/4) tidak berhasil ditemui. Menurut staf yang berada di pabrik mengaku pimpinannya sedang tidak berada di luar kota.

“Bapak lagi ada di Jakarta,” kata seorang pria berambut ikal. (ndr)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.