Phonska Plus Terbukti Tingkatkan Hasil Panen Semangka

0
459
Manager Promosi Petrokimia Gresik, Lugman Harun (tengah) bersama sejumlah perwakilan undangan mengangkat hasil panen semangka. (Foto: Agung Sumandjaya)

SIGI–PT Petrokimia Gresik telah membuktikan, hasil panen menggunakan pupuk non subsidi NPK Phonska Plus di Demontration Plot (Demplot) atau lahan percontohan tanaman semangka, secara kualitas dan kuantitas meningkat. Hal ini dibuktikan di lahan tanaman semangka milik petani di Desa Mpanau, Kecamatan Biromaru, Kabupaten Sigi.

Panen bersama Demplot pada tanaman semangka menggunakan pupuk Phonska Plus, yang digelar Jumat (20/4), di Desa Mpanau tersebut, memang membuktikan bahwa Phonska Plus juga sangat cocok untuk tanaman semangka. Menurut Manager Promosi Petrokimia Gresik, Lugman Harun, Demplot menggunakan Phonska Plus, khusus tanaman semangka ini memang baru pertama dilakukan, dan hasilnya sangat memuaskan. “Demplot di lahan seluas 1 hektar milik bapak Boimin ini, kita bisa hasilkan 25 ton semangka. Memang meningkat drastis, dari sebelumnya pak Boimin gunakan pupuk non subsidi merek lain, hasilnya hanya 18 ton semangka per hektarnya,” ungkap Lugman.

Tidak hanya pihak Petrokimia yang puas dengan hasil ini, pemilik lahan pun juga kagum dengan hasil yang dicapai menggunakan pupuk Phonska Plus. Dari panen ini, Boimin bisa menghasilkan uang senilai Rp50 juta. Jika dipotong dengan ongkos operasional senilai Rp15 juta, maka laba bersih yang diterima sebesar Rp 35 juta. “Untung yang didapat petani pun lebih besar. Padahal harga pupuk Phonska Plus ini jauh lebih murah dibanding pupuk non subsidi merek lain,” jelas Lugman.

Phonska Plus sendiri, kata Lugman, memang cocok untuk segala jenis tanaman. Dia pun berjanji kedepan, pihaknya bakal kembali membuat Demplot di Kabupaten Sigi, dengan jenis tanaman berbeda yakni cabai. Dijelaskan Lugman, selain memang memiliki unsur NPK yang baik untuk tanaman, Phonska Plus ini turut dilengkapi dengan unsure zink (Zn) serta sulfur. “Zink merupakan unsure hara mikro, yang memang baik untuk tanaman. Selain menghasilkan buah yang besar, rasa dari semangka ini pun lebih manis,” terangnya.

Sementara itu, Boimin, selaku pemilik lahan semangka, mengatakan sangat gembira dengan hasil panen yang didapatnya, setelah menggunakan Phonska Plus. Dia pun kini, mulai menggunakan pupuk Phonska Plus untuk tanamannya yang lain, yakni  Labu Madu, dan kini tengah menunggu waktu panen. “Saya tanam semangka ini dari Februari, kurang lebih dua bulanan dan terus mendapat pendampingan dari pihak Petrokimia, dan Alhamdulillah hasilnya memuaskan berkat menggunakan pupuk Phonska Plus ini,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala SMK Negeri 1 Sigi, Yarpatiany mengatakan, Demplot dilakukan oleh Petrokimia Gresik ini, turut memberikan pengetahuan kepada siswanya, terutama yang melakukan praktek kerja di Demplot tersebut. Dia pun mengakui, semangka yang dihasilkan menggunakan pupuk Phonska Plus, memang lebih besar dibanding semangka-semangka lainnya. “Saya sendiri tadi yang angkat perkiraan berat satu buah semangkanya sampai 10 kilogram. Ini juga tambah pengalaman ke siswa saya yang jurusan pertanian, bahwa menggunakan Phonska Plus jauh lebih baik dengan pupuk-pupuk biasanya,” ungkap Kepala Sekolah.

Dalam panen bersama ini, turut pula disaksikan sejumlah pihak dari pemerintah desa, pemerintah kecamatan serta para petani yang lain. Tidak hanya panen bersama, Petrokimia Gresik juga membagi-bagikan hadiah doorprise kepada para undangan, berupa pupuk dan alat penyemprot.(agg)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.