Warga Temukan Jasad Bayi di Semak Mamboro

0
294

PALU – Masyarakat Jalan Lentora, Kelurahan Mamboro Kecamatan Palu Utara dikejutkan dengan penemuan jasad bayi berjenis kelamin perempuan. Jasad bayi baru dilahirkan itu, diduga memang sengaja dibuang oleh sang ibu.

Petugas kepolisian saat mengangkat jasad bayi yang ditemukan telah membusuk di semak-semak di sekitar Kelurahan Mamboro, Palu Utara Senin (23/4) sore. (Foto: Ilham Nusi)

Kondisi tubuh bayi pun sudah membusuk dan diperkirakan dibuang sejak tiga hari yang lalu, di sekitar semak-semak kebung kosong tidak jauh dari sejumlah tempat kos-kosan. Jasa bayi ini, juga berada dalam sebuah kardus.

Seorang pekerja penjaga gudang di sekitar TKP, bernama Armin (32), yang pertama menemukan mayat bayi tersebut. Dia menuturkan, bahwa awalnya saat tengah mencari bibit pohon rica di ladang kosong untuk dibawa pulang kerumahnya, hingga akhirnya mencium ada bau menyengat sekitar pukul 14.00 wita.

“Kalau selesai kerja saya mencari bibit pohon rica di tanah kosong ini. karena ada bau yang menyengat dari arah Selatan tepatnya pada semak-semak di sebuah kardus, saat saya buka kardus menggunakan sebilah parang di dalamnya ada mayat bayi,” ungkapnya.

Setelah menemukan mayat bayi tersebut, dirinya langsung menghubungi warga sekitar. Masyarakat  langsung ramai berdatangan, dan menghubungi piket Polsek Palu Utara. “Saya panggil warga dekat Puskesmas,” kata Armin.

Menurutnya, sebuah baju warna cokelat digunakan membungkus seluruh bagian kepala bayi malang itu. Jasad itu juga ditutupi sebuah blus warna putih. “Sepertinya bayi itu meninggal dunia akibat lilitan kain yang membungkus kepalanya,” ujar Amin.

Warga asal Kelurahan Donggala Kodi, Kecamatan Ulujadi itu kemudian memanggil dua orang remaja perempuan yang kebetulan lewat di sekitar lokasi. Selanjutnya kabar itu segera beredar hingga diketahui aparat kepolisian. Warga sekitar kemudian berkumpul menyaksikan jasad tersebut.

Sementara itu, Bahbinkamtibmas wilayah Mamboro Barat, Polsek Palu Utara, Bripka Marcelinus, mengatakan, saat mendapatkan laporan dari warga, dirinya langsung mendatangi TKP dan mengamankan situasi agar masyarakat tidak mendekati mayat bayi yang sudah membusuk tersebut. “Diperkirakan sudah tiga hari, karena sudah membusuk dan berulat. Untuk jenis kelamin bayi perempuan,” ungkapnya.

Dirinya, mengatakan untuk pelaku belum dapat diketahui karena masih dalam proses penyelidikan untuk mengetahui siapa orang tua bayi. “Kalau di wilayah saya baru kali ini, dan mayat bayi ini akan dibawa ke RS Bayangkara Palu untuk dilakukan visum,” tambahnya.

Petugas Kepolisian Sektor Palu Utara yang melakukan olah TKP memeriksa sekitar lokasi. Tidak ditemukan benda lain yang bisa menjadi petunjuk atas peristiwa ini. Sekira pukul 15.00, petugas kemudian membawa jazad itu. Bayi berkelamin perempuan ini kemudian dimasukan ke dalam pelastik transparan beserta benda-benda lainnya.

Masih di lokasi kejadian, sejumlah warga menduga pelaku masih berkeliaran di sekitar Kelurahan Mamboro maupun Mamboro Barat yang padat penduduk. Penemuan mayat Bayi di Bulan April 2018 tentunya bukan pertama kalinya, hal serupa juga terjadi saat warga jalan Lagarutu menemukan sosok bayi yang terbungkus kain jaket pada tanggal 11 April 2018. (who/ham)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.