Kapal Semen Tenggelam di Morowali, Empat ABK Hilang

0
529

MOROWALI– Satu unit kapal pengangkut semen curah bernama KM STB 1500, tenggelam di perairan laut Desa Fatufia, Kecamatan Bungku Tengah Kabupaten Morowali.

Salah seorang ABK KM STB 1500 yang tenggelam di perairan laut Kecamatan Bahodopi, Kamis (26/4) ditemukan tewas, sementara empat lainnya dinyatakan hilang dan 11 orang selamat. (Foto: TNI AL Morowali)

Insiden tersebut terjadi pada Kamis kemarin (26/4). Dalam kejadian ini, satu ABK kapal asal Makassar Provinsi Sulawesi Selatan bernama Agung ini tewas.

Dari informasi yang dihimpun Radar Sulteng, kapal pengangkut semen curah ini ingin berlabuh di salah satu Jetty milik perusahaan tambang nikel bernama PT. Indonesia Morowali Industrial Park (PT. IMIP). Namun, sekitar 4 mil dari Jetty tempat berlabuh kapal tersebut tenggelam.

Dikofirmasi terkait insiden tersebut, Komandan Pakalan (Danlanal) Palu Letkol Laut Tommy Herlambang, mengatakan bahwa saat mereka mendapatkan informasi ada kapal tenggelam pihaknya langsung turun ke lapangan untuk melakukan evakusi kepada seluruh korban.

“Dari kejadian ini, korban selamat sebanyak sebelas orang, korban tewas satu orang dan korban hilang empat orang. Sampai saat ini, kami masih berusaha semaksimal mungkin untuk mencari ke empat korban hilang ini. Penyebab tenggelamnya kapal ini, informasi sementara bagian haluan kapal mengalami kebocoran,” tuturnya.

Tomy Herlambang menambahkan, bahwa dari informasi yang berhasil mereka himpun bahwa sebelum tenggelam kapal penganggut semen curah tersebut masih sempat karam selama dua menit lamanya dengan estimasi kedalam kordinat 200 meter.

“Kejadian tenggelamnya kapal ini, kurang lebih empat mil dari Jetty BDM. Kami saat ini masih terus mencari informasi, terkait penyebab tenggelamnya kapal pengangkut semen curah ini,”ungkapnya.

Sementara itu, dikonfirmasi terkait tenggelamnya kapal pengangkut semen curah tersebut Koordinator Media Relation PT. IMIP Site Morowali Dedy Kurniawan membenarkan kejadian ini. Dia mengatakan, bahwa saat mengetahui kejadian itu PT. IMIP Site Morowali langsung menurunkan satu unit kapal untuk mengevakuasi para korban.

“Kami belum dapat informasinya, apakah kapal itu mau menuju ke Jetty PT. IMIP atau bukan. Mungkin penjelasan lengkapnya ada sama TNI AL, karena mereka yang pimpin evakuasi. Yang jelas, bukan kapal PT IMIP. Tapi benar ada kapal tenggelam. Tadi siang, kami sudah mengirimkan kapal penolong untuk bantu evakuasi korban,”ujarnya.

Dikonfirmasi via Whatsapp (WA) terkait kejadian tersebut, Kapolsek Bahodopi Iptu Suprojo kapal KM SBT 1.500 tenggelam adalah milik PT. Lintas Bahri Nusantara (LBN) asal Biringkassi Makassar, Sulawesi Selatan tenggelam di perairan Fatufia, Kecamatan Bungku Tengah.

“Empat penumpang kapal yang hilang terbawa arus, sampai saat ini belum ditemukan. Proses pencarian dihentikan karena waktu larut malam dan cuaca juga tidak mendukung hujan,” jelasnya.

Sekadar informasi, ke sebelas korban kapal memuat semen curah yang tenggelam ini masing-masing bernama John Heney (Kapten),  Albert Telaumbauna, Nunang kumar, Apud.S, Endang, Yusril, Andrean F, Jualiang, Galan, Erik serta Wawan. Sementara korban yang tewas bernama Agung, dan empat korban yang hilang masing-masing bernama Karibian, Hapita Manrova, Muh.Hasan serta Vigo.

Kepala Basarnas Palu Basrano yang dihubungi Jumat (27/4) menyebut, dari 4 ABK yang hilang itu, 3 diantaranya sudah ditemukan dalam kondisi selamat. Sedangka satu orang lainnya masih dalam pencarian. (fcb)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.