Gubernur akan Sidak WNA di Tambang Kayuboko

0
293

PARIMO – Gubernur Sulteng, Drs Longki Djanggola, menanggapi informasi tentang dugaan masuknya Warna Negara Asing (WNA) di lokasi pertambangan emas ilegal Desa Kayuboko.

Gubernur Sulawesi Tengah Longki Dajnggo. (Foto: Iwan)

Longki yang dikonfirmasi Rabu (2/5) mengaku akan menindaklanjuti informasi tersebut. Menurut mantan Bupati Parimo itu mengatakan akan melakukan sidak di Tambang ilegal Kayuboko.

Menurut Longki, sidak dilakukan karena di provinsi ada Tim Pengawasan Orang Asing (Timpora) yang nantinya akan menindaklanjuti keberadaan WNA tersebut. “Iya, nanti kita akan sidak, “tegas Longki.

Hal senada juga diungkapkan oleh Sekkab H Ardi Kadir SPd MM, yang juga ketua Tim Penataan Ruang Daerah (TPRD). Ardi mengaku baru mengetahui informasi tentang dugaan keberadaan WNA di Desa Kayuboko. Meskipun demikian, akan ada tindaklanjut yang akan dilakukan oleh Pemkab.

Pihaknya akan memanggil anggota TPRD yang sebelumnya melakukan monitoring di tambang ilegal Kayuboko. Kemudian, pihaknya juga akan mengkoordinasikan dengan Satpol PP. “Saya baru mendengar ini, nanti saya koordinasi dengan Pol PP,”tuturnya.

Sekadar diketahui bahwa sejumlah WNA asal China diduga sudah masuk di kompleks pertambangan ilegal Kayuboko, Kecamatan Parigi Barat, Kabupaten Parimo.

Berdasarkan informasi WNA tersebut yang diketahui baru berjumlah tiga orang. Diketahui juga bahwa tambang Desa Kayuboko merupakan lokasi Pertambangan Tanpa Izin (PETI). Bahkan kabarnya, Polda Sulteng sebelumnya pernah melakukan penertiban di lokasi tersebut.(iwn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.